{[["☆","★"]]}
Kapal Feri VOC Batavia
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Ahmad Yani (AY), menilai 3   moda laut yang dimiliki oleh PT. Rempang Sarana Bahari kurang memuaskan karena tidak adanya fasilitas tempat tidur bagi  pasien yang sakit.

" Kita lihat sendiri di kapal VOC Batavia, orang sakit masih saja tidur dilantai. Dan juga tempat duduk di belakang kapal masih ada yang rusak. Hal semacam ini perlulah kiranya menjadi perhatian, karena kenyamanan penumpang harus diutamakan, " ujar AY. Jumat (31/8/2018).

Lanjut Ahmad Yani, sebelumnya DPRD Anambas telah bertemu dengan pihak PT. Rempang Sarana Bahari dan menyampaikan agar pihak perusahaan itu membuatkan fasilitas berupa tempat tidur bagi pasien yang sakit dan perbaikan kursi belakang.

"Sayangnya segala yang kita upayakan itu hingga saat ini belum terealisasi karena pihak PT. Rempang Sarana Bahari sampai saat ini belum menyetujuinya, " terangnya.

Menanggapi hal itu, Anen Bidang Operasional PT. Rempang Sarana Bahari  mengatakan, pihaknya memohon maaf apabila kurangnya kenyamanan dan layanan dari pihaknya.

" Kita akan segera memperbaiki fasilitas kursi di kapal feri VOC, tempat duduk besi yang di belakang akan kita perbaiki seperti halnya tempat duduk di depan." Tambahnya.


PT. Rempang Sarana Bahari saat ini adalah satu-satunya perusahaan kapal yang membuka rute perjalanan dari Tanjungpinang, Letung dan Tarempa. Tiga kapal feri yang dioperasikannya adalah VOC Batavia, Trans Nusantara dan Seven Star

Lionardo
 
Top