{[["☆","★"]]}
Mobil Yaris yg Ditarik BFI
BATAM I KEJORANEWS.COM : Eston Ginting akhirnya melaporkan PT. BFI Finance Indonesia Tbk., ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) pada Jumat (22/6/2018). Hal itu dilakukannya karena PT. BFI dinilainya telah merugikan dirinya yang baru 1 bulan menunggak bayar kredit mobil namun sudah ditarik oleh debt colector perusahaan tersebut.

Dalam laporannya ke BPSK, Eston mengaku dirinya menuntut agar PT. BFI mengembalikan seluruh uangnya yang telah ia bayarkan selama 8 bulan untuk mobil Toyota Yaris tahun 2011 yang telah ditarik oleh pihak PT. BFI. Ia juga menuntut agar pihak perusahaan  membayar ganti rugi atas biaya aktifitas dirinya selama tidak menggunakan mobil tersebut.

" Dalam masalah ini saya sangat dirugikan dan merasa ketipu.  Bulan Mei kemarin saya baru 25 hari lewat pembayaran, namun perusahaan langsung memberi Surat Peringatan (SP) 2, saya tidak tahu kapan SP 1 dikeluarkan, tanggal 4 bulan Juni kemarin mobil saya itu langsung ditarik oleh pak Berman. Saat menarik mobil itu ia bilang hanya untuk dititip ke perusahaan dan bisa diambil jika sudah bayar tunggakan dan denda. Namun saat saya ke kantor BFI tanggal 21 Juni kemarin, pihak BFI meminta saya untuk membayar lunas seluruh kredit saya sebesar Rp 107 juta. Jika tidak melunasi 28 bulan kredit saya itu, kantor BFI tidak mau mengeluarkan mobil itu. Ini saya tidak terima dan saya akhirnya melapor ke BPSK, "  terang Eston.

Mengenai tuntutannya ke BPSK yang meminta pengembalian uang dan kerugian ke BFI, Eston mengaku karena ia tidak tahu kondisi mobil yang telah ia gunakan selama 8 bulan itu.

Terkait masalah tersebut awak media ini, langsung mengkonfirmasi ke PT. BFI Finance Indonesia Tbk. Cabang Batam di nomor (0778) 466885, seorang perempuan pihak perusahaan yang mengangkat telepon mengaku tidak bisa memberikan pernyataan terkait masalah tersebut. Ia menyebutkan staf  yang bisa memberi pernyataan sedang berada di lapangan dan ia meminta media ini untuk langsung kepada yang bersangkutan tersebut.

PT BFI Finance Indonesia Tbk., adalah salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia dari segi aset dan jaringan operasional. Dengan dukungan lebih dari 340 outlet di seluruh Indonesia dan lebih dari 9.000 karyawan, Perusahaan memfokuskan kegiatan usahanya pada pembiayaan otomotif dan non-otomotif yang terdiri dari pembiayaan kendaraan roda empat (mobil), pembiayaan atas agunan kendaraan, serta sewa pembiayaan alat berat, mesin-mesin dan lain-lain. BFI Finance didirikan pada 1982 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak 1990 dengan kode saham BFIN. Perusahaan memperoleh peringkat kredit ‘AA-(idn)’ dari Fitch Ratings. ( Sumber: website resmi BFI)

Rdk
 
Top