{[["☆","★"]]}
Traffic Lights di Dekat Masjid Jamik Tidak Berfungsi
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Empat titik traffic lights (lampu pengatur lalu lintas) di kelurahan Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) kini sudah tidak berfungsi, padahal keberadaan lampu yang biasa disebut " lampu merah" oleh masyarakat itu, keberadaannya sudah mulai dibutuhkan pengendara jalan,  khususnya traffic lights di titik jalan seputaran Masjid Jamik Tarempa.

Budi seorang warga kelurahan Tarempa Kota,  mengatakan lampu lalu lintas yang berada disana harusnya menyala, karena dikatakannya saat ini sedang ada pembangunan revitalisasi masjid jamik Tarempa tersebut.

" Lampu tidak menyala, petugas juga tidak ada yang mengatur lalu lintas, padahal di area tersebut sangat penting adanya pengatur lalu lintas, apalagi ada pembangunan revitalisasi masjid jamik tarempa." Terangnya, Selasa (22/5/2018).

Sementara untuk 3 titik lainnya diakui Budi, keberadaan lampu traffic lights  masih belum terlalu dibutuhkan, mengingat luas jalan yang sempit.

" Saya rasa lampu tersebut tidak akan berjalan dengan efektif. Lebih efektif jika petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang mengatur arus lalu lintas, " nilainya.

Perihal lampu-lampu jalan tersebut, Nurullah Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan Dishub KKA mengatakan, 4 lampu pengatur lalu lintas adalah lampu solar cell ( lampu energi surya/matahari) yang dibuat pada tahun 2011. Menurutnya, lampu yang tidak menyala dan tidak tidak berfungsi tersebut karena tidak adanya anggaran pemeliharaan dari APBD Anambas.

" Lampu- lampu.solar cell itu dibangun oleh kita Dishub pada tahun 2011 dengan anggaran Rp 300 juta. Namun sejak 2017 sampai 2018 anggaran pemeliharaannya tidak ada di pos kan oleh Pemkab," terang Nurrlullah.

Terkait hal warga Anambas, khususnya pengendara kendaraan roda 2 dan roda 4 berharap pemerintah KKA dapat menganggarkan dana untuk pemeliharaan traffic Lights2 tersebut.

Lionardo
 
Top