{[["☆","★"]]}
FKUB dan Tokoh Masyarakat Lingga
LINGGA I KEJORANEWS.COM : Minyikapi masalah kerusuhan di Mako Brimob, Jakarta dan pengeboman di Mapolresta Surabaya serta 3 gereja Surabaya baru baru ini, Kepolisian Resor (Polres) Lingga melakukan temu dan kopi morning bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Organisasi Kemaayarakat (Ormas)  serta para tokoh masyarakat di Lingga. Rabu (15/5/2018).

Dalam pertemuan ini, Wakapolres Lingga Kompol Iksan Syahroni yang.memimpin pertemuan mengatakan, masalah-masalah tersebut bukan masalah agama namun masalah kepahaman.

Pertemuan Wakapolres dgn FKUB dan Tokoh
Maayarakat Lingga


"Kejadian itu dikategorikan masalah kepahaman bukan permasalahan agama, karenanya kita perlu menyikapi dan menganalisa serta yang sangatlah di utamakan kewaspadaan dini".ungkap Iksan.

Ia menyampaikan bahwa, toleransi antar umat beragama itu sangat erat, sehingga diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi, sehingga kondisi Lingga yang sudah kondusif dapat terjaga.

" Hal itu kiranya dapat disampaikan kepada umat masing-masing agama dan semua masyarakat, agar maayarakat kita tidak mudah terpengaruh dengan isu dan segala permasalahan yg terjadi saat di daerah Jawa, " pintanya.

Lebih jauh Wakapolres Lingga menjelaskan, adanya paham radikal itu mudah terlihat. Dan disampaikannya bahwa saat ini TNI-Polri sedang melakukan pemburuan terhadap paham radikal di Jawa.

" Kita harus waspada dini terhadap paham paham radikal tersebut. Bantu kami utk memberi informasi bila melihat ada gelagat orang yang dicurigai. Kita juga harus melakukan kewaspadaan dini terhadap isu- isu yang berkembang baik itu melalui media sosial secara personal maupun group. Terlebih jikalau ada gerakkan yang mencurigakan segera laporkan ke pos polisi terdekat, " tegas Iksan.

Diakhir acara, Polres, FKUB, Ormas, dan tokoh masyarakat menyampaikan pernyataan, mengutuk keras para teroris dan mendukung kepada pihak TNI- POLRI untuk memberantasnya.

Mardian
 
Top