{[["☆","★"]]}
Ka. BP Lukita Dinarsyah Tuwo bersama
Tokih Masyarakat dan Anggota DPRD Batam
BATAM I KEJORANEWS.COM : Kunjungan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama BKDI BP Batam dalam rangkaian safari ramadhan 1439 H pada hari ke delapan di Masjid Al Ikhlas, Kampung Teluk Bakau, Tempines, Batu Besar dimanfaatkan untuk mendorong pentingnya dialog. Hal itu dilakukan mengatasi persoalan status legalitas lahan di Kota Batam.

Ka. BP Batam Bersama Aida Zulaika Nasution

Pada kesempatan itu, Ketua Takmir Masjid Muhammad Ali Wasyim memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memberikan informasi kepada Lukita tentang perkembangan pembangunan masjid khususnya legalitas lahan kampung Teluk Bakau. Ali Wasyim juga menjelaskan tentang upaya pihaknya bersama masyarakat untuk mendukung program pemerintah serta kesediaan mengikuti segala prosedur terkait solusi legalitas  lahan masyarakat.

Ka BP Batam dan BKDI Berikan Santunan
kepada Anak Yatim

" Kami sependapat bahwa meskipun tugas utama dari BP Batam adalah membangun perekonomian kota Batam sebagai kota yang maju dan sejahtera, tidak mungkin BP Batam hanya bekerja sendiri atau hanya bekerja dengan pengusaha atau pemerintah kota, tetapi kami juga bersama-sama membangun komunikasi dengan segenap masyarakat. Karena tidak mungkin ekonomi maju baru kita memiliki masyarakat yang tertinggal, apakah dari sisi kebutuhan, fasilitas umum, kemudian yang terpenting adalah lahan dan rumah yang legalitasnya utuh," kata Lukita Dinarsya Tuwo dalam sambutanya di Masjid Al Ikhlas, Batu Besar. Kamis,(24/5/2018).
Berikan Santunan pada Anak Yatim


" Kita sadari Batam masih dihadapi permasalahan-permasalahan legalitas lahan di masyarakat. Bukan hanya di Teluk Bakau, tapi juga ditempat-tempat lainnya. Oleh karena itu, kita harus banyak berdialog dan berkomunikasi dengan masyarakat guna mencari solusi yang terbaik sesuai ketentuan untuk tercapainya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota Batam," imbuhnya.

Untuk itu Lukita menghimbau segera membentuk tim dari masyarakat sehingga pembahasan dapat terarah dan segera dilakukan bersama tim BP Batam. "ini harus kita lakukan pertemuan yang intensif, untuk mengetahui keinginan masyarakat. Semoga dapat dibentuk tim disini yang mewakili keinginan masyarakat teluk Bakau. Mudah-mudahan dengan niat baik ini, kita bisa bersama-sama kompak mencapai suatu kesepahaman dan penyelesaian," ungkapnya. 

Lawatannya kali ini berlangsung hangat dengan memberikan bantuan pembangunan masjid dan santunan kepada 50 orang dhuafa dan anak yatim dan dilanjutkantausyiah agama,  buka puasa dan sholat maghrib berjamaah. 

Turut hadir dalam safari tersebut Istri Ketua Otorita Batam Periode tahun 1998 - 2005, Aida Zulaikha Nasoetion, Anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim, serta sejumlah Pejabat Eselon II, III dan pegawai BP Batam.

Humas BP Batam 
 
Top