{[["☆","★"]]}
Fadhil Hasan, SH
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Menyikapi kasus yang menimpa Bupati Anambas Abdul Harris, SH., terkait menjaga hutan demi menjaga ketersediaan resapan air. Fadhil Hasan, SH meminta masyarakat dapat peduli dan sepakat terhadap permasalahan yang akan diatasi dan menentukan solusi sesuai dengan kapasitas dan sumberdaya yang dimiliki masyarakat, terutama untuk menjaga sumber mata air.

Untuk ia berharap, masyarakat dapat membuat lembaga yang khusus unfuk  menjaga dan mengawasi hutan.

" Kedepannya saya berharap di Jemaja ada  Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), agar ada yang menjaga dan mengawasi hutan, sekaligus menjaga penghijauan di kampung sendiri. 

Sementara itu, Al Jihad salah seorang warga Anambas menilai perkara yang menimpa Bupati Anambas sangat rancu, karena penetapan pasal 421, 335 dan 311 KUHP, untuk Bupati Anambas tidak tepat karena Bupati menjalan kebijakan daerah dan ada aturannya.

" Bupati sudah menjaga wilayahnya dengan baik, dengan menjaga resapan air, dan itu sudah sesuai aturan. Saya pernah datang ke bukit padi, daerah yang hijau dan memang harus dipelihara namun ini justru menuai konflik dengan perusahaan PT. KJJ. Saya sangat sangat menyayangkan dan prihatin kasus perkara yang menimpa Bupati anambas ii," ujar Al Jihad.

Menurut Al Jihad Bupati sebagai seorang pemimpin memang harus siap lahir dan bathin. Namun karena bupati terzhalimi, masyarakat harus membelanya, salah satu caranya dengan bersatu dan bersama-sama mendoakan.

Lionardo
 
Top