{[["☆","★"]]}
Nurdin saat menghadiri acara Grand Opening Operasional RSUD
Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri
TANJUNGPINANG I KEJORANEWS.COM :Gubenur H. Nurdin Basirun mengatakan bahwa pelayanan kesehatan publik harus terus diwujudkan dan semakin baik. Masyarakat harus mendapat pelayanan kesehatan, karena ini sebuah kebutuhan.

“Membangun pelayanan publik dibidang kesehatan yang prima bukanlah hal yang mudah namun dengan kerja keras kita semua, apapun tuntutan dapat terpenuhi dan kekurangan yang ada dapat tertutupi, semua untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Nurdin saat menghadiri acara Grand Opening Operasional RSUD Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri dan Peletakan Batu Pertama Masjid RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri di Jalan WR. Supratman, Km.8, Tanjungpinang, Kamis (1/3/2018).

Sebelum meresmikan, Gubernur terlebih dulu meninjau beberapa ruangan seperti ruang instalasi radiologi MRI serta pemotongan pita pada ruangan baru vip dan vvip di lantai 8. Nurdin mengatakan bahwa apapun yang menjadi komplain dan keluhan yang datang dari masyarakat jangan dijadikan penurun semangat dalam bekerja.

“Keluhan yang datang harus dijadikan batu loncatan untuk menunjukan pelayanan terbaik hingga keluhan tersebut menjadi pujian, pujian tersebut bukan berarti dalam bentuk kata-kata tapi dengan pelayanan yang terbaik didapat oleh pasien ketika berobat di RSUD ini,” kata Nurdin lagi.

Tak lupa Nurdin berpesan agar profesionalitas para perawat dan jajaran rumah sakit dapat terus ditingkatkan, keramahan juga bangun image yang baik, agar masyarakat tambah yakin dan percaya kepri mampu mewujudkan pelayanan masyarakat tersebut.

Sementara itu, Dirketur RSUD Raja Ahmad Thabib Mochtar Lutfy Munawar dalam laporannya mengatakan peningkatan kualitas rumah sakit terus diupayakan dan dilakukan bersama-sama pemerintah daerah untuk mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien.

“Diresmikannya seluruh lantai pada RS ini menjadi gambaran yang melihat akan tingginya harapan, besarnya tuntutan serta keinginan masyarakat yang ingin memiliki RS daerah yang berkualitas dan tuntutan tersebut bisa kami tunjukan solusi nya,” ujar Mochtar.

Mochtar juga menceritakan awal mula penggagasan RSUD ini oleh Gubernur Ismeth Abdullah, peresmian pertama oleh Gubernur Muhammad Sani, lalu peningkatan ruangan oleh Pj. Gubernur Agung Mulyana serta di operasionalkan secara penuh oleh Gubernur. Nurdin Basirun.

“Dari gagasan awal yang hanya tersedia 70 tempat tidur lalu meningkat menjadi 200 tempat tidur dan saat ini sudah dapat digunakan keseluruhan lantai digedung RSUD dengan total 219 tempat tidur di 8 lantai, dengan memegang standar kelas B disini sudah memiliki 23 jenis pelayanan spesialis,” lanjut Mochtar.

Direktur Utama Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI Andi Sagudi mengatakan bahwa sejalan dengan Nawa Cita Presiden maka Kemenkes saat ini fokus dengan program indonesia sehat.

“Salah satunya dengan strategi peningkatan akses dan mutu kesehatan maka peningkatan pada RSUD Raja Ahmad Thabib ini sudah sejalan dengan program tersebut,” ujar Andi.

Grand opening sendiri ditutup dengan penandatangan prasati oleh Gubernur kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Asyifa RSUD Raja Ahmad Tabib. Nurdin mengatakan bahwa masjid juga bagian dari fasilitas bagi penyembuhan pasien dan berharap dengan fasilitas yang ada tersebut dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Anggota DPRD Provinsi Kepri Teddy Jun Askara, sejumlah kepala OPD, Ketua BP3KR Huzrin Hood, Ketua LAM H Abdul Razak berserta tamu undangan lainnya.

(ald/Humas)
 
Top