{[["☆","★"]]}
Sekda Natuna, Wan Siswandi Bersama Narasumber 
dan Muspida Natuna
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Diklat pemberdayaan masyarakat di Balai Latihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Natuna tentang Teknik dan Keselamatan Penerbangan Kamis Siang (15/02/2018), dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi.

Pembukaan Diklat oleh Sekda
Didampingi Direktur ATKP
Diklat yang dihadiri oleh OPD, FKPD, DPRD Natuna dan peserta pelatihan diklat in, merupakan kerjasama Pemkab Natuna dengan Kementerian Perhubungan – Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan. 

Direktur ATKP Membuka Diklat


Dalam sambutannya, Direktur ATKP Medan, Rajokki Aritonang ST, M.STr, mengatakan Kehadiran ATKP merupakan kehadiran Pemerintah ditengah masyarakat dan berharap teman-teman media menjadi marketing untuk penyampain informasi pada masyarakat yang ada di pulau-pulau.

Sekda Wan Siswandi Berjabat Tangan dengan Peserta

“Natuna ini merupakan pulau terluar dari NKRI, didaerah ini kami juga membuka kesempatan dari kalangan pesantren untuk mengikuti diklat. Ini semua gratis , tak bayar. Kami hanya pinjam tempat dan pinjam anak-anak bangsa yang ada disini agar mempunyai keterampilan” kata Rajokki.

Rajokki menjelaskan, Misi ATKP saat ini adalah masyarakat pulau terluar wajib ditingkatkan kemampuannya, untuk itu akan direkrut lebih kurang 160 orang.

Rajokki mengharapkan masyarakat Natuna menjadi pemain, bukan penonton. Pemain sekaligus menjadi tuan rumah didalam permainan itu sendiri. Kami hanya mendidik, dengan syarat tidak boleh terlibat narkoba.

“Besar harapan kami diklat ini yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dapat memberikan kontribusi yang positif, dan ingat tidak dipungut biaya apapun. Ini merupakan instruksi presiden, dengan adanya diklat ini anak daerah bisa menjadi pintar-pintar dan bekerja”, katanya lagi.

Sementara itu, mewakili kepala daerah Natuna,  Sekda, Wan Siswandi, mengatakan bahwa modal transportasi udara merupakan salah satu urat nadi pembangunan daerah yang sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat dan mendukung berbagai aspek dalam upaya mempercepat pembangunan yang diselenggarakan saat ini. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah telah menetapkan Instruksi Presiden RI No 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi sekolah menengah kejuruan dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia.

Oleh karenanya, Lembaga pendidikan dan pelatihan diharapkan mampu berperan secara baik menciptakan sumber daya manusia yang usia produktif diantaranya pada pelayanan transportasi udara sebagai salah satu program Kementerian Perhubungan RI. Diklat ini dapat memberikan tambahan informasi dan keterampilan bagi peserta kegiatan.

“Kami berharap adanya informasi peluang dunia kerja, baik di bandara Ranai maupun bandara yang lain yang membutuhkan tenaga kerja. Kami berikan apresiasi buat Kementerian dan ATKP yang mau menginformasikan dan memberikan keterampilan pada saat ini. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi pembangunan daerah ini peningkatan menuju SDM yang profesional dan berkualitas”, pungkasnya. 

Adw
 
Top