{[["☆","★"]]}
Rudi Syakyakirti, SH,MH., Kadisnaker Batam
BATAM I KEJORANEWS.COM : Bertujuan meningkatkan kompetensi  buruh dan karyawan serta para pencari kerja, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Tenaga Kerja, menggelar pelatihan dan peningkatan kemampuan tenaga kerja dan pendidikan, dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja yang memiliki KTP Batam. 

Kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2018 ini, tahap pertama yang akan berjalan selama 1 bulan, dibuka oleh Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, SE, MM di Aula Pusat Informasi Haji (PIH) Hotel, pada Rabu (14/2018) sekira pukul 09.00 WIB.


Kadisnaker Batam Menyampaikan Laporan Kegiatan
kepada Wali Kota Batam dan Peserta
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh ribuan buruh/ karyawan dan para pencari kerja tersebut, Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi meminta agar kegiatan tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh para peserta untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan skill (ketrampilan) yang sudah ada pada diri para peserta.

" Saya harap kegiatan ini benar-benar saudara-saudara manfaatkan dengan baik, dan serius, sehingga pengetahuan dan ketrampilan hadirin semua dapat bertambah dan meningkat. Jangan sampai sesudah mengikuti latihan ini, anda tidak mendapatkan ilmu apa-apa," ujar Rudi.


Wali Kota Batam, Rudi Membuka Pelatihan

Rudi Syakyakirti, SH,MH., Kepala Dinas Tenaga Kerja kepada sejumlah wartawan mengatakan, program pelatihan tersebut adalah salah satu program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Wali Kota Batam Rudi.

" Program ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam dengan alokasi dana sebesar Rp 13, 7 miliar lebih, dan anggaran ini berasal dari Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) pemerintah pusat, yang 70%nya diberikan ke Pemko Batam. Kegiatan ini merupakan kali ke 2, yang mana di tahun 2017 lalu juga telah dilakukan oleh Disnaker. Tahun lalu pesertanya lebih banyak sampai dengan 2553 orang. Tahun ini hanya 2320 orang," jelas Rudi Syakyakirti.


Peserta yang Mengikuti Pelatihan Menjahit

Rudi menambahkan para peserta yang ikut pelatihan dan belum memiliki pekerjaan, setelah mengikuti pelatihan tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk ditempatkan pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

" Kami nanti akan surati perusahaan agar mereka ini dimasukkan menjadi karyawan mereka." jelasnya.

Sya Sya, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan menjahit mengaku, dirinya senang dengan adanya program pelatihan yang diberikan Disnaker Batam tersebut, karena dengan pelatihan yang tidak dipungut biaya itu, ia bisa mempelajari bagaimana cara menjahit.


Sejumlah Peserta saat Istirahat


" Kegiatan ini bagus dan positif, sesuai kata pak Rudi Wali Kota Batam tadi, kita kan tidak perlu harus mengambil pelatihan yang formal, dan harus bekerja di perusahaan.  Kalau aku sih memang interest yang non formal, seperti saat ini yang aku ambil pelatihan menjahit. Siapa tahu nanti aku bisa membuat baju dan lainnya, dan bisa membuka toko butik," ujar Sya Sya.

Pelatihan yang digelar adalah di bidang  industri, pariwisata, perhotelan dan jasa lainnya.


Ribuan Peserta saat Mengikuti Pembukaan Kegiatan Pelatihan/ Menyanyikan Lagu Indonesia Raya



Rdk
 
Top