{[["☆","★"]]}
Hendro Direktur PDAM, Ranai, Natuna
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanusa, sebagai Perusahaan penyedia fasilitas air bersih di Natuna dituntut untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat. 

Sayangnya hingga saat ini PDAM belum dapat memberikan pelayanan secara maksimal sebagaimana  seharusnya. Hingga kini masih banyak keluhan mengenai air PDAM yang disampaikan oleh pelanggan.

Hal tersebut diakui oleh Direktur PDAM Tirtanusa Hendro. Hendro yang ditemui  di ruang kerjanya, Rabu (24/1/2018)  siang mengatakan, sejauh ini upaya pemenuhan kebutuhan akan air bersih bagi pelanggan masih kerap terganggu dan terkendala. Hal itu terbukti dari seringnya air macet penyaluran ke rumah pelanggan baik pada musim hujan maupun musim panas. 

" Sistem penampungan air bersih di Intek PDAM baik yang di wilayah Ranai Darat maupun di Bukit Berangin, hingga kini belum memiliki fasilitas filterisasi yang baik, sehingga pada musim hujan pasir kerap masuk ke dalam pipa induk dan menghambat jalannya air ke rumah para pelanggan. Selain itu bak penampungan air milik PDAM juga sudah banyak yang bocor, sehingga pada saat musim panas air mudah kering." terang Hendro,Rabu (24/1/2018).

Selain itu dikatakannya, bak Intek yang ada, dasarnya sudah bocor, sehingga jika musim panas cepat kering. Sementara pihak PDAM tidak memiliki penyaring maka saat musim hujan, airnya tersumbat sebab pasir banyak masuk.

Kedua hal tersebut merupakan sebagian contoh kendala yang dihadapi oleh PDAM.

Ditambahkan Hendro, kondisi jaringan serta banyaknya mesin pembangkit milik PDAM yang rusak dan  sudah tidak layak juga menjadi permasalahan. Hendro mengaku berbagai permasalahan tersebut telah diajukan oleh PDAM Tirtanusa kepada Satker PAM di Tanjung Pinang, namun hingga kini belum ada upaya perbaikan .

“Kita sudah ajukan ke Satker, tapi katanya tidak ada anggaran, jadi kita mau bagaimana lagi?,” pungkasnya.

Adw
 
Top