{[["☆","★"]]}
Tim Satgas saat Sidak
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Menjelang Natal 2017 dan tahun baru 2018 ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan bahan pangan lainnya aman di Natuna. Hal itu dipastikan dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Tim Ketahanan pangan Natuna yang dikoordinir oleh Kasat Reskrim polres Natuna, AKP. Edy Wiyanto, Sabtu (16/12/2017) pagi.

 Dari hasil penyisiran disejumlah toko dan pasar Ranai, tim Ketahanan pangan yang beranggotakan Polres Natuna, Dinas Ketahanan pangan,Dinas Peternakan Satpol PP Natuna dan Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur, diketahui jumlah stok sembako masih sangat mencukupi hingga awal tahun 2018 mendatang.

Tim Satgas zaat Sidak
 AKP. Edy Wiyanto usai kegiatan menyampaikan, sidak dilakukan sesuai arahan dari Presiden RI. Joko Widodo guna menciptakan kenyaman dan dimasyarakat terutama yang akan melakasanakan Natal, agar tidak dihantui kelangkaan dan mahalnya harga Sembako.

“ Jadi kita mengantisipasi untuk pangan di Indonesia ini tetap stabil. Kita akan meneruskan agar masyarakat yang menyelenggarakan Natal dan Tahun Baru, tahun 2017 ini benar – benar nyaman, tidak ada lagi gangguan yang lain, termasuk gangguan Kamtibmas,” ujar Edy.

Dari Sidak selain diketahui bahwa stok Sembako dan kebutuhan pangan lainnya mencukupi hingga tahun baru, harga juga cenderung masih normal, dan dipastikan tidak akan terjadi kenaikan yang tinggi.  

Meski ketersediaan stok Sembako dan sejumlah jenis pangan lainnya saat ini mencukupi untuk kebutuhan  masyarakat di Natuna, namun telur ayam saat ini langka di pasaran.

Sidak
Hal ini dikarenakan kapal kargo yang membawa telur dan Sembako belum tiba di Natuna.  Hal itu diketahui dari pengakuan sejumlah agen Sembako di Ranai saat ditemui tim Satgas ketahanan pangan pada Sidak ketahanan pangan Sabtu pagi.

Edy menambahkan, kelangkaan yang terjadi untuk jenis pangan tertentu dipastikan akan segera terpenuhi sebelum Natal, menunggu masuknya kapal kargo yang diperkirakan akan tiba dalam waktu dua hari kedepan.

“Insya Allah setelah kita cek disejumlah toko dan pasar stok mencukupi sampai akhir tahun tidak ada masalah, semua akan terpenuhi dan bisa mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Natuna, termasuk ketersediaan ayam dan daging,” terang Edy.

Rencananya tim Ketahanan Pangan akan kembali turun untuk pengecekan Sembako dan pangan lainnya, pada 3 hari menjelang natal, karena diperkirakan pada saat itu kapal kargo yang membawa Sembako sudah tiba di Natuna.

Saat melakukan sidak, tim Satgas Ketahanan Pangan Natuna mendapatkan barang kadaluarsa di salah satu toko di Pasar Ranai. Benda tersebut adalah berbagai jenis minuman instan dalam kemasan sachet.

Edy  Wiyanto menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan makanan kadaluarsa tersebut sesuai undang – undang yang berlaku.

" Kita akan proses,dan lihat delik hukumnya terlebih dahulu,seperti apa, pokoknya akan kita tindak lanjuti," tambahnya.

Edy menambahkan tim Satgas ketahanan pangan memang tidak secara khusus mencari Sembako atau pangan kadaluarsa, namun temuan itu merupakan hal yang perlu ditindaklanjuti karena benda kadaluarsa berbahaya bagi kesehatan. Sementara itu pemilik toko sendiri saat pangan kadaluarsanya disita cukup kooperatif dan mengizinkan tim Satgas untuk membawa bahan pangan tersebut untuk diamankan.

Adw
 
Top