{[["☆","★"]]}
Gelombang Tinggi
NATUNA I KEJORANEWS.COM :  Berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini, terdapat peningkatan kecepatan angin hingga 18 km/jam - 56 km/jam di Laut Cina Selatan yang berimbas ke Laut Natuna Utara hingga keperairan Kepulauan Natuna sampai kepulauan Anambas yang diprakiraan  mulai terjadi dari tanggal 17 - 20 Desember 2017. 

Hal ini mengakibatkan dampak yang bisa ditimbulkan dari gangguan cuaca ini antara lain gelombang tinggi. Peningkatan tinggi gelombang tersebut masuk dalam kategori Tinggi / Rough Sea (2.5 - 4.0 meter) yang berpotensi terjadi di wilayah Natuna.

"Untuk prakiraan tinggi gelombang mulai terjadi sejak pukul 07.00, 13.00, dan 19.00 Wib nanti. Makanya masyatakat dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati beraktifitas di laut mapun tepi laut. Gelombang ini akan berlangsung selama 4 hari kedepan,"kata Prakiraan BMKG Natuna Asrul. Minggu (17/12).

Selain wilayah perairan Natuna, ada juga beberapa wilayah yang terkena dampak dari cuaca buruk dengan gelombang 2.5 sampai 4.0 Meter diantaranya Natuna, perairan barat lampung, kepulauan Anambas, perairan timur kepulauan Bintan, laut jawa bagian timur, dan samudra pasifik utara, Halmahera hingga Papua Parat.

"Dari prakiraan tersebut diatas, yang terkena dampak lebih parah gelombang tinggi dari 4.0 sampai 6.0 Meter (Very Rough Sea) berpeluang di wilayah Laut Natuna Utara, Perairan Kepulauan Natuna, dan laut Cina Selatan,"ungkapnya.

Sehubungan dengan kondisi di atas, masyarakat dan kapal-kapal yang melintas dihimbau untuk tetap waspada dan siaga dengan selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG.

"Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat Natuna untuk tetap waspada akan cuaca buruk yang akan terjadi selama 4 hari kedepan. Dan awan CB yang sewaktu-waktu dapat menimbulkan hujan lebat, guntur disertai angin kencang dan menyebabkan gelombang tinggi secara tiba-tiba,"himbaunya.

Adw
 
Top