{[["☆","★"]]}
H. Hikmat Aliansyah
NATUNA I KEJORANEWS.COM:  Musim penghujan selalu rentan dengan perobahan iklim yang menyebabkan penyakit deman dan influenza. Akan tetapi sejauh ini Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna belum menerima adanya laporan dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan, mengenai   peningkatan jumlah pasen yang berobat. 

Namun meskipun demikian, masyarakat diminta untuk mewaspadai penyakit yang biasa menyerang pada musim penghujan, tidak hanya  influenza bahkan juga  Demam berdarah.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten natuna, H. Hikmat Aliansyah di Ranai  Selasa (12/12/2017) menyampaikan, masyarakat harus memperhatikan kebersihan lingkungan dan tetap waspada untuk melakukan gerakan 3M, menguras Bak mandi,  Mengubur tempat tak terpakai yang dapat menjadi sarang nyamuk  dan menutup tempat penampungan air.

“Kalau dimusim penghujan itukan tempat air tergenang kan banyak, itu harus diperhatikan , paling kita antisipasi dengan melakukan tindakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),’’ kata Hikmat.

Selain itu masyarakat juga diminta agar dapat membersihkan rumah dari pakaian yang bergelantungan, karena dapat menjadi tempat tinggal nyamuk, serta dapat menggunakan kelabu untuk tidur.

Mengingat belum ada ditemukan kasus demam berdarah pada musim penghujan kali ini, maka Dinkes juga belum melakukan  pemberian bubuk ABATE dan fogging atau pengasapan lingkungan tempat tinggal.

“Pemberian bubuk ABATE belum kami lakukan,demikian juga dengan Fogging, karena itu hanya bersifat membunuh nyamuk dewasa. Kami harap masyarakat dapat lebih memperhatikan kebersihal ingkungannya, terlebih dimusim penghujan ini,” Tutup Hikmat.

Adw
 
Top