{[["☆","★"]]}
Operasi Pasar Bulod dan Disperindag Batuna
NATUNA I KEJORANEWS.COM: Operasi Pasar beras Murah yang dilaksanakan oleh Pemkab Natuna bekerjasama dengan Bulog Ranai sejak tanggal 21 Desember lalu baru menghabiskan 23, 5 ton dari 100 ton beras yang ditargetkan untuk dijual kepada masyarakat.

Andi dari  Bulog Ranai yang ditemui saat operasi pasar di pantai Kencana Ranai, Rabu sore (27/12/2017) mengungkapkan, sejauh ini kegiatan operasi Pasar beras murah baru dilaksanakan disekitar Pulau Bunguran Besar dan Kecamatan Bunguran Barat.


Melihat masih banyaknya stok Cadangan Beras pemerintah yang telah dialokasikan untuk beras murah tersebut, pihak Bulog pesimis akan habis sesuai target hingga hari terakhir operasi.

“Seperempatnya pun belum habis, kami tak yakin akan habis target 100 ton,” Kata Andi.

Operasi Pasar beras Murah yang dilaksanakan guna mengatasi kenaikan harga beras dipenghujung tahun, guna mengurangi lemah nya daya beli masyarakat dan datangnya musim utara ini cukup diminati oleh masyarakat.

Sekertaris Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi Usaha kecil mengah kabupaten Natuna, Hikmatul Arif ditempat yang sama  mengatakan, pelaksanaan Operasi pasar beras murah ini dilaksankanan berdasarkan edaran dari pemerintah pusat.

“ Tujuannya tentu untuk membantu masyarakat, targetnya agar masyarakat dapat membeli beras murah,”jelas Hikmatul.

Selain menjual beras murah, Operasi Pasar tersebut juga menjual Gula pasir dengan paket 2 kilogram perbungkus. Harga beras dijual Rp. 8.500/kg, dan gula dijual Rp. 23.000/ 2 kg. 

Setiap KK hanya dapat membeli maksimal 10 kilogram beras. Operasi pasar akan dilaksanakan hinggal tanggal 31 Desember mendatang, diseluruh wilayah kecamatan di Natuna.

Adw
 
Top