{[["☆","★"]]}
Panusunan Siregar Kepala BPS Kepri
TANJUNGPINANG I KEJORANEWS.COM: Perkembangan ekspor migas Provinsi Kepri pada bulan November mengalami penurunan jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan sebelumnya yakni Oktober. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri Panusunan Siregar pada pemaparan realease berita Statistik di Tanjungpinang, Jumat (15/12/2017).

Panusunan Siregar mencatat, bahwa pada Ekspor migas (minyak dan gas) dibulan November 2017 turun 7,68 persen dibanding Oktober silam.

"Ekspor migas (minyak dan gas) bulanNovember 2017 mencapaiUS $.287,45 juta, angka itu turun juga dibanding bulan sebelumnya," sebutnya.

Tidak Hanya itu, pada Ekspor nonmigas (minyak dan gas) di November 2017 terjadi penurunan juga sebesar 2,29 persen dibanding Oktober 2017. Ekspor ini mencapai US$.704,18 juta.

Bukan hanya ekspor saja yang mengalami penurunan, dilihat secara kumulatif, Nilai impor Provinsi Kepulauan Riau November 2017 juga turun 7,44 persen dibanding impor Oktober 2017.

Hanya saja, terjadi kenaikan impor nonmigas sebesar 0,62 persen pada November 2017. Dimana angka impor pada periode tersebut tembus hingga mencapai US$672,03 juta.

Maka dari itu, Panusunan mengatakan," Nanti tugas dari OPD yang akan melakukan langkah kedepannya,  perikanan seharusnya menjadi sektor terkuat ekspor nonmigas mengingat luasnya laut Kepri ini," Tutupnya.

Tomy S
 
Top