{[["☆","★"]]}
Penyerahan Nota Keuangan
 RAPBD Natuna 2018 oleh
Bupati Hamid Rizal ke Wakil
Ketua 1 DPRD, Hadi Chandra
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Pemerintah Kabupaten Natuna mengajukan usulan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) TAHUN 2018 sebesar  Rp.1,020 trilyun. Usulan yang disampaikan Bupati Natuna  Abdul Hamid Rizal selaku Pengguna Anggaran  kepada DPRD Natuna dalam rapat  Paripurna terbuka di Gedung wakil  Rakyat, Rabu (22/11/2017) pagi.

Dalam usulan RAPBD tersebut Rp.1,015 triliun digunakan untuk belanja daerah terutama belanja pegawai Pemkab Natuna, sementara Rp. 5 miliar,diperuntukan untuk penyertaan modal  Pemkab ke Bank Riau Kepri.

Menyanyikan lagu Indonesia Raya
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal dalam pidato Pengantar menyampaikan penggunaan anggaran tersebut tidak akan dapat terlaksana sesuai mekanisme bila tidak ada koordinasi yang baik antara pemerintah Kabupaten Natuna dengan pihak Legislatif.

"Pemerintah Daerah dan DPRD harus bekerja secara optimal guna menghasilkan APBD yqng dapat mencerminkan kebutuhan riil masyarakat sesuai dengan potensi daerah yang berorentasi pada kepentingan publik," kata Hamid.

Perkembangan APBD Natuna selalu mengikuti asumsi makro dari APBN. Karena hampir 86,29% sumber pendapatan berasal dari dana transfer dari pemerintah Pusat, 6,32% dari Dana Transfer Pemerintah Provinsi, dan 7,39% berasal dari PAD Natuna.

Sementara Rancangan Anggaran Pendapatan tahun anggaran 2018 sebesar Rp.828 miliar,yang terdiri dari dpajak daerah, retribusi daerah,hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta pendapatan asli lainnya yang sah.

Disamping itu dalam RAPBD 2018 Pemerintah Daerah mengalokasikan kegiatan infrastruktur menggunakan dana DAK Fisik Reguler, Afirmasi dan Penegasansesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebesar Rp.67,4 miliar.

Bupati Sampaikan Pidato
RAPBD Natuna 2018


""Dari sisi pembiayaan dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Natuna tahun anggaran 2018,bersumberkan dari estimasi sementara penerimaan pembiayaan yakni sisa lebih perhitungan (SILPA) tahun 2017 sebesar Rp.192 miliar," imbuh Hamid.

Penyertaan modal Pemkab Natuna di Bank Riau pada tahun 2016 mendapatkan deviden sebesar Rp.56,88 miliar atau sebesar 323,33%.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Chandra selaku pimpinan sidang, mengatakan bahwa usulan RAPBD tersebut akan ditindak lanjuti Legislatif dalam pembahasan panggar, pihaknya menargetkan pembahasan akan dilaksanakan secepat mungkin.

"Berkas usulan RAPBD ini akan kita bahas dan kita priotitaskan untuk pembangunan daerah, " tutup Hadi Chandra.

Adw
 
Top