{[["☆","★"]]}
dr. Sigit Riyanto bersama Dr.dr. Herri Dadi,
MSc., dan dr. Soritua Sarumpaet, SpPD Fina
sim
BATAM I KEJORANEWS.COM : Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam bekerjasama dengan IDI Batam dan ILUNI Fak Kedokteran tahun angkatan 1977 menggelar Simposium dan Seminar Sehari di Hotel Harmoni One Batam Centre pada Minggu, 15 Oktober 2017.

Kegiatan ini diisi dengan kata sambutan dari Ketua IDI, Ketua Iluni dan Walikota Batam, serta kata sambutan dan pembukaan acara oleh Kepala BP Batam yang diwakili Direktur RSBP dr. Sigit Riyanto.

Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Direktur RSBP dr. Sigit Riyanto  kegiatan simposium dan seminar tersebut merupakan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat. Kegiatan yang bekerjasama dengan dokter-dokter Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) angkatan 1997 tersebut, dimaksudkan agar dokter2 di Kepri pada umumnya dan Batam khususnya dapat menimba ilmu dari senior-senior di Iluni.

" Salah satu yang perlu kita serap dari senior- senior kita di Iluni adalah tentang sistem manajemen pelayanan," jelas dr. Sigit Riyanto.

Sementara itu, dr. Soritua Sarumpaet, SpPD Finasim Ketua IDI Batam menyampaikan, terkait kebutuhan dokter di Batam menurutnya sudah mencukupi.

Simposium

" Dokter di Batam sudah cukup jika dibandingkan populasi penduduk Batam. Saat ini jumlah dokter di Batam ada sebanyak 700 orang, 200 diantaranya spesialis," ujar dr. Soritua Sarumpaet.

Sedangkan terkait, isu bahwa dokter di luar negeri lebih baik daripada dokter lokal Batam maupun Indonesia, Dr.dr. Herri Dadi, MSc, Ketua Iluni mengatakan, hal tersebut tidak benar, bahkan menurutnya sejumlah dokter di Indonesia lebih baik daripada dokter2 luar negeri.

" Sejumlah dokter kita malah lebih baik daripada dokter2 luar negeri. Hanya mungkin saja karena mereka memiliki peralatan dan fasilitas yang lengkap dan canggih maka seolah mereka lebih baik," terangnya.

Kegiatan simposium dan seminar ilmiah untuk masyarakat umum dan pelaku kesehatan di Kota Batam ini diisi dengan berbagai tema, diantaranya Gangguan Pertumbuhan anak (Dr. Indrayanti); peran  kasus dalam eliminasi malaria di indonesia (Dr Ferdinand); Mencegah diabetes (Prof Pradana Soewondo); Tatalaksana shylilis, servils dan Hepatitis B (dr Erdina Savitri).

Rdk
 
Top