{[["☆","★"]]}
NATUNA | KEJORANEWS.COM : Peringatan hari jadi Kabupaten Natuna ke 18 yang jatuh pada Kamis (12/10/2017) diperingati pemerintah Kabupaten Natuna dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Natuna,dengan diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Natuna.

Pada kesempatan itu, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal,sebagai Pembina upacara,dalam amanatnya menyampaikan keberhasilan pembangunan di Natuna dalam kurun masa 18 tahun.

Kabupaten Natuna merupakan sebuah kabupaten yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kepulauan Riau, karena sebelum berdiri sebagai Daerah Otnomi, Kabupaten Natuna merupakan bagian dari kabupaten kepulauan Riau. Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia Provinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1956 menggabungkan diri kedalam wilayah Rebuplik Indonesia dan Kepulauan Riau yang diberi status Daerah Otonomi Tingkat II.

Seiring dengan semangat otonomi daerah maka terbentuklah Kabupaten Natuna berdasarkan undang-undang nomor 53 tahun 1999 dari hasil pemekaran Kabupaten Kepulauan Riau yang terdiri dari enam kecamatan.

Pada tahun 2008 Kabupaten Natuna melakukan pemekaran dengan dibentuknya kabupaten kepulauan Anambas dengan undang-undang nomor 33 tahun 2008, sehingga kecamatan di kabupaten Natuna menjadi 12 kecamatan.

Kemudian tahun 2014 kabupaten Natuna kembali melakukan pemekaran 3 kecamatan baru yaitu kecamatan Suak Midai, Kecamatan Pulau Tiga Barat dan Kecamatan Bunguran Batubi, maka sejak itu jumlah kecamatan di kabupaten Natuna berjumlah 15 kecamatan.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Natuna ke-18, Bupati Natuna Drs.H. Abdul Hamid Rizal M.si menyerahkan pengharagaan kepada tiga desa dan tiga kelurahan atas pemenang lomba desa dan kelurahan tingkat kabupaten Natuna.

Kelurahan yang berhasil keluar sebagai pemenang, adalah Kelurahan Bandarsyah kecamatan Bunguran Timur, Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat dan Kelurahan Sabang Barat Kecamatan Midai.

Sedangkan desa yang berhasil menjadi pemenang adalah Desa Liamu Manis kecamatan Bunguran Timur Laut, Desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara dan Desa Batu Gajah Kecamatan Bunguran Timur.

Selain itu, pada hari bahagia Natuna Bupati juga menyerahkan bantuan hibah peralatan pengolahan kerupuk ikan berupa freezar (alat penyimpanan makanan beku) dan meat mincer (alat penggiling daging manual), kepada 10 industri rumah tangga didesa Sabang Mawang Balai kecamatan Pulau Tiga.

Selanjutnya, Bupati Natuna menandatangani prasasti dan penyerahan pembangunan pasar rakyat Kecamatan Bunguran Barat dan pasar rakyat kecamatan Bunguran Batubi.

Pada kesempatan itu, turut hadir pula Wakli Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti Ma, Sekda Natuna Wan Siswandi S.sos.Msi, Ketua DPRD Natuna Yuripandi dan beberapa anggota Dewan, Ketua LAM Natuna Wan Zauwali, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Pimpinan Oraganisasi Prangkat Daerah (OPD), Intansi Vertikal Pemerintahan Kabupaten Natuna dan Para Staf Kantor.

Dalam amanatnya, Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal Msi memaparkan, delapan belas (18) tahun sudah usia kabupaten Natuna, sejak ditetapkan melalui undang-undang nomor 53 tahun 1999. Lama masa tersebut sudah banyak hal yang dicapai, namun kedepan lebih banyak yang harus dilakukan untuk memenuhi tangung jawab seiring dengan tantangan yang semakin konflik.

“ Maka untuk memenuhi hal tersebut, kita merumuskan sebuah rencana pembangunan jangka menengah, sebagai mana ditetapkan dalam Perda nomor 7 tahun 2016. Selanjutnya dijabarkan dalam visi dan misi pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Natuna yang cerdas dan mandiri dalam kerangka keimanan budaya tempatan,” ujar Bupati dalam amanatnya.

Melalui peringatan hari jadi kabupaten Natuna ke-18 tahun 2017 ini, dengan mengangkat tema “ Kerja bersama membangun Natuna yang sejahtera” dimana dalam tema ini, sebauh pesan yang harus kita cermati bahwa keberhasilan dalam membangun Natuna yang maju dan sejahtera hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kerja cepat, kerja cerdas dan kerjasama.

Bupati Hamid juga menjelaskan tentang keberhasilan berbagai pembangunan di bidang prioritas yang telah dilaksanakan.

“ Alhamdulillah, kita telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan sebagaimana dapat dilihat dari beberapa indikator pembangunan seperti indek pembangunan manusia (IPM). Pada tahun 2016 IPM kabupaten Natuna telah mencapai angka 71,23 persen dengan besaran penigkatan 0,36 point, hal ini menunjukan pembangunan manusia di kabupaten Natuna berstatus tinggi, dan tertinggi ke empat se-Provinsi Kepri setelah kabupaten Bintan, kota Tanjungpinang dan kota Batam.

Sementara, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), pada tahun 2016 angka TPAK meningkat mencapai 64,52 persen, dibanding dengan tahun sebelumnya sebesar 64,50 persen. Hal ini menunjukan pada tahun 2016 penduduk usia kerja aktif secara ekonomi. Peningkatan produk domestik regional bruto, kualitas kesehatan, kualitas pendidikan dan pertumbuhan ekonomi.

Untuk dapat mewujudkan berbagai program strategis dan menjaga capaian pembangunan, Bupati mengatakan, pemerintah kabupaten Natuna telah melakukan peningkatan pada tata kelola pemerintah yang baik dan bersih, penyelenggaraan pemerintah secara elektronik atau e-goverment yang telah diterapkan.

Selain itu, Hamid juga menjelas atas pengharagaan yang telah di terima oleh kabupaten Natuna. Berkenaan dengan pencapaian pembangunan saat ini, kabupaten Natuna juga telah menerima beberapa penghargaan dari pemerintat pusat maupun organisasi dan lembaga.

Diantaranya, pengharagaan indeks transparansi pengelolaan keuangan Daerah terbaik untuk regional Sumatra, pengharagaan National procurement award 2016 pada kategori LPSE fighting spirit, bagi LPSE kabupaten Natuna.

Penghargaan dari Gubenur Kepulauan Riau sebagai juara lomba evaluasi perkembangan Desa dan Kelurahan, dan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi, Birokrasi yang disampaikan atas prestasi dalam akuntabilitas kinerja tahun 2015.








Adw
 
Top