{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM :  Digaris depan NKRI dan berbatasan dengan sejumlah negara Asen, Natuna sangat rentan terhadap peredaran barang haram Narkoba. Narkoba sangat leluasa masuk ke pulau-pulau disekitar Natuna, melalui jalur laut, baik kapal penumpang maupun kapal pedagang.

Melihat semakin meraja lelanya, peredaran narkoba di Natuna keberadaan lembaga khusus guna meminimalisir peredaran Narkoba di beranda terdepan NKRI ini sangat dibutuhkan.

Kapolres Natuna AKBP Charles Panuju Sinaga mengatakan kehadiran lemabaga khusus Narkoba sangat mendesak dibutuhkan sekali di Natuna.

“kita harus secepatnya membentuk Badan Narkotika tingkat kabupaten atau Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Sebab kasus narkoba didaerah semakin meningkat dan menjadi-jadi bahkan pemakainya sudah merambah ke tingkat pelajar”, ujar Kapolres di kantornya, Jum’at (15/09/2017).

Kapolres mengatakan, kehadiran BNNK sangat dibutuhkan dengan lembaga itu, otomatis pencegahan Narkoba yang melibatkan pelajar bisa dilakukan. Tanpa lemanga ini, Polres Natuna tidak bisa melakukan pencegahan secara maksimal. Jika terjadi penyalah gunaan narkoba yang melibatkan pelajar Polisi langsung melakukan penindakan tidak bisa melakukan pencegahan. Sebab lembaga yang menangani pencegahan narkoba belum terbentuk di Natuna.

“kita berharap, Natuna secepatnya punya BNNK. Sebab banyak kasus Narkoba melibatkan pelajar, tanpa lembaga ini Polres Natuna tidak bisa melakukan rehabilitasi terhadap pelajar yang terlibat narkoba”, terangnya.

Beberapa kasus Narkoba yang melibatkan pelajar di Natuna, kata Kapolres mereka itu, bukan pemakai sepenuhnya. Banyak diantara anak-anak pelajar ini cuma coba-coba. Dengan keberadaan BNNK, maka para pelajar yang terbelit kasus narkoba bisa dilakukan rehabilitasi oleh lembaga itu.

Untuk itu, Kapolres mengajak semua pemangku kebijakan (Stakholder) di daerah, sama-sama mendorong agar lembaga khusus menangani Narkoba di Natuna terbentuk. Sebab tanpa kehadiran lembaga itu, maka predaran narkoba di Natuna akan sulit diberantas secara maksimal.

“saya juga telah berbicara bersama ibu Wakil Bupati, agar beliau mendorong pemerintah untuk secepatnya membentuk BNNK di Natuna. Mudah-mudahan upaya ini secepatnya terwujud”, harap Kapolres.

Lembaga ini, sangat menentukan nasib anak-anak Natuna yang coba-coba Narkoba. Kapolres Natuna sangat yakin, jika di Natuna sudah terbentuk BNNK banyak upaya yang bisa dilakukan guna meredam peredaran narkoba di Natuna.

“kalau BNNK ini, sudah terbentuk banyak hal yang bisa kita lakukan bersama, guna meredam peredaran Narkoba di Natuna. Misalnya dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya narkoba dan melakukan rehabilitasi kepada anak-anak dan pemakai yang masih coba-coba bukan pengguna tetap”, terangnya.

Agar BNNK di Natuna cepat terbentuk, Kapolres Natuna AKBP Charles Panuju Sinaga mengaku siap, jika untuk sementara waktu salah satu ruangan yang ada di Polres Natuna digunakan untuk kantor sementara lemabaga tersebut.

“kita siap kok, di Polres ini ada ruang kosong. Jika lembaga ini sudah dibentuk secara resmi belum punya tempat kantor, di Polres bisa kita banyak ruangan disini”, ujar Kapolres memberi dukungan agar BNNK di Natuna cepat terbentuk.

Kapolres Natuna menambahkan masuknya narkoba ke Natuna, sangat leluasa mengingat daerah ini, berada diantara jalur pendagangan lintas negara. Bahkan beberapa pulau di Natuna, seperti Serasan dan Subi dangat dekat dengan Serawak Malaysia. Jalur-jalur ini, yang kerap digunakan oleh pengedar Narkoba untuk memasok barang haram itu ke Natuna.

Adw
 
Top