{[["☆","★"]]}
Kades Desa Tanjung saat Diinterogasi
Polisi
NATUNA I KEJORANEWS.COM :  Desa Tanjung,  Kecamatan Bunguran Timur Laut, Musmulyadi (40) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polres Natuna, Sabtu (9/9/2017 sore). Mus tertangkap tangan melakukan aksi pungutan liar atas pengurusan surat tanah.


Kapolres Natuna, AKBP Charles Sinaga saat dihubungi mengatakan, Satgas Saber Pungli awalnya mendapat informasi dari seorang masyarakat bahwa akan ada transaksi uang untuk kepengurusan surat-surat tanah di daerah Tanjung. 

"Kami mendalami informasi tersebut dengan melakukan pengintaian di sekitaran daerah Tanjung," ujar Charles.

Pada saat melakukan penyisiran, tim melihat dua orang laki-laki sedang duduk di salah satu warung di Pantai Tanjung.

"Tim Satgas melakukan pengintaian dan melihat salah satu laki-laki memberikan uang dan langsung menghampiri kedua lelaki tersebut dan mengamankan," ujar Charles.

Setelah diinterogasi pria tersebut mengaku sebagai Kepala Desa Tanjung bernama Musmulyadi dan uang yang diterima adalah uang dari kepengurusan surat-surat tanah.

Tim Saber Pungli mengamankan uang sebanyak Rp. 500.000. Uang tersebut adalah sisa uang dari kepengurusan surat tanah.

"Biaya untuk kepengurusan tanah tersebut ditentukan oleh Kepala Desa sebesar 10% dari harga pembelian tanah," terang Kapolres

Adapun biaya pada saat kepengurusan surat tanah tersebut sebesar Rp. 2.000.000 yang kemudian dibayar pembeli sebesar Rp. 1.500.000 pada saat surat telah diterbitkan. Namun sisanya dibayarkan pada saat pembeli sudah mempunyai uang. 

Hingga akhirnya sisa uang sebesar Rp. 500.000 dibayarkan pembeli tanah pada hari Sabtu tanggal 9 September 2017 sekira pukul 14.00 WIB di salah satu warung yang terletak di Pantai Tanjung.

"Musmulyadi kami bawa Mapolres Natuna untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," terang Charles.

Adw
 
Top