{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Dalam  sambutannya  dihadapan  pengurus dan anggota PKK Kecamatan Subi, , Hj. Nurhayati Hamid Rizal, mengatakan, bahwa kedatangannya ke Subi, bukan dalam rangka menyampaikan tentang 10 program pokok PKK.

"Kami datang bukan acara kunjungan kerja, tapi hanya ingin memberikan pembinaan tentang 10 program pokok PKK," ungkap Nurhayati.

Ia berharap, PKK Kecamatan dan Seluruh Desa di Subi, harus membentuk tim kepengurusan PKK.

Lebih lanjut Nurhayati berharap, setiap peserta pembinaan PKK, dapat memperhatikan dengan serius setiap arahan yang diberikan dengan sungguh-sungguh, supaya paham betul akan fungsi pokok PKK.

"Sebelum kami meninggalkan Subi, saya harap apa yang belum dimengerti oleh peserta, harap ditanyakan, biar tahu dan paham," kata Nurhayati.

Selain acara pembinaan kepada peserta PKK, juga diisi dengan sosialisasi tentang kepesertaan Kartu Natuna Sehat, dari Dinas Kesehatan Natuna.

Sementara itu, sosialisasi lainnya, yaitu masalah kekerasan rumah tangga, kenakalan anak dan pendataan warga yang mengalami gangguan jiwa. Sosialisasi ini disampaikan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Natuna.

Hj. Nurhayati didampingi Kadinsos, Tina Riauwita dan Kabag Umum, Suhardi, juga menyempatkan diri untuk menyaksikan penyaluran bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Natuna tahun 2017, melalui Bank Mandiri, kepada beberapa warga di Subi.

 dari Kecamatan Subi, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kabupaten Natuna, Hj. Nurhayati Hamid Rizal, melanjutkan kunjungannya ke Kecamatan Serasan dan Serasan Timur (Sertim).

Seperti halnya di Subi, Ketua Tim Penggerak PKK Natuna itu, juga melakukan pembinaan kepada seluruh kadernya yang ada di Dua Kecamatan tersebut. Pembinaan ini digelar di ruang pertemuan Kantor Camat Sertim, di Desa Arung Ayam. Jum'at (11/08) pagi.

Dalam arahannya, Hj. Nurhayati meminta kepada seluruh kader PKK di Serasan dan Sertim, untuk benar-benar memahami materi yang disampaikannya.

Materi itu, sama persis yang disampaikan oleh Nurhayati bersama sekretarisnya, Parta, saat di Kecamatan Subi. Yaitu pemaparan 10 program pokok PKK.

"Harap dipahami betul-betul ya. Karena selama tahun 2018 kami (PKK Kabupaten, red) tidak turun lagi ke Serasan," ujar Nurhayati.

Meski demikian, ia tetap akan melayani para kader yang ingin bertanya dikemudian hari.

"Kalau nanti ada yang tidak paham, boleh ditanyakan. Namun jika memang nanti diundang, kami Insyaallah turun lagi," ucapnya.

Selain itu, Istri tercinta Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal itu, juga meminta seluruh kader PKK di Kecamatan dan Desa, untuk melengkapi dan merapikan seluruh administrasi kepengurusan PKK.

"Asministrasinya harus lengkap dan rapi. Terutama sekali yang ada di Desa, karena menjadi ujung tombak PKK," katanya.

Sementara itu, Camat Sertim, Khaidir, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran PKK Kabupaten Natuna di Serasan. Ia mengatakan, meski dengan segala kesibukannya, namun Ketua Tim PKK Natuna sudi turun langsung ke Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Negara Tetangga, Malaysia bagian timur itu.

"Pada prinsipnya, apapun amanah yang akan diberikan kepada PKK di Kecamatan, akan kami jalankan. Meskipun dalam DPA tidak ada post anggaran untuk kegiatan PKK," ungkap
Khaidir.

Meski tidak dianggarkan oleh Pemkab Natuna untuk kegiatan PKK ditingkat Kecamatan, namun Khaidir mengaku pihaknya tetap mendukung dan membantu memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh PKK di Kecamatan yang dipimpinnya.

"Kalau ikut aturan yang ada memang sulit. Kita perlu kerjasama dengan semua pihak, termasuk dari Desa, untuk mendukung kegiatan PKK. Saya rasa kalau bukan untuk kegiatan pribadi, InsyaAllah ada solusinya. Mohon dimaklumi ajalah," terang Khaidir.

Usai melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan di Kecamatan Serasan dan Sertim, rencannya rombongan akan melanjutkan kunjungan terakhirnya ke Kecamatan Midai, pada Sabtu (12/08/2017) dini hari, sekitar pukul 02:00 Wib.

Adw
 
Top