{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Organisasi Masyarakat Penjaga Marwah Rudi (PMR) mengaku akan melindungi dan menjaga harkat dan martabat Rudi Wali Kota Batam dari berbagai fitnah orang -orang yang tidak menyukai kepemimpinan orang nomor 1 di Kota Batam tersebut.

Hal itu disampaikan Aksa Halatu Ketua Umum PMR dalam kata sambutannya di acara "penyusunan personalia, dan Pengukuran baju serta penetapan deklarasi organisasi PMR" yang digelar di PIH Hotel Batam Center, Minggu (16/7/17).

Menurut Aksa dalam kepimpinan Rudi sebagai Wali Kota Batam, tentu saja ada warga masyarakat yang tidak suka dengan kebijakannya, sehingga kemungkinan akan membuat fitnah di media sosial atau lainnya, oleh karena itu PMRlah yang akan menghadapi hal itu, agar Wali Kota dari Partai Nasdem tersebut dapat menjalankan kebijakannya tanpa hambatan dan lancar.


" Kita tidak ingin orang-orang yang tidak suka kepada Muhammad Rudi membangun fitnah, oleh karena itu PMR ini kita dirikan," ujarnya.

Sementara itu, Imam Tohari Pembina PMR mengatakan, dirinya masuk menjadi pembina PMR karena sosok Muhammad Rudi telah ia ketahui dan pahami pribadi dan kepemimpinannya.

Di sisi lain dr.Tengku Afrizal Dahlan yang diangkat menjadi penasehat PMR mengaku dirinya terlabih dahulu akan berkoordinasi dengan Ketua Demokrat Kepri, Apri Sujadi, S.Sos mengingat dirinya yang saat ini sebagai Anggota DPRD Kepri, kader dari partai Demokrat.

" Saya akan koordinasi dulu dengan Apri Sujadi, S.Sos  Ketua Demokrat Kepri, apakah nanti saya diperbolehkan sebagai penasehat PMR, mengingat saya masih kader Demokrat dan Anggota DPRD Kepri," terangnya dalam sambutan.

Namun ia juga mengatakan bahwa sosok Rudi adalah orang yang baik dan cepat tanggap dalam merespon kebijakan yang bertujuan untuk membantu masyarakat, salah satunya yaitu meningkatkan Puskesmas di Rempang Cate menjadi rumah sakit, hal itu menurutnya demi memenuhi kebutuhan masyarakat setempat dan pulau-pulau sekitarnya.

Rdk
 
Top