{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, melakukan Pencanangan tahun keselamatan berlalu lintas untuk kemanusian Tahun 2017. Minggu (30/7/17).

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Engku Putri Batam Centre  sekira pukul 06.30 Wib ini, dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Wakapolda Kepri beserta para pejabat utama Polda Kepri, FKPD Provinsi Kepri, FKPD Kota Batam, serta peserta pecanangan tahun keselamatan berlalu lintas tahun 2017.

Dalam Sambutan Kapolda Kepri menyampaikan Berdasarkan data dari “global status report on road safety 2010” oleh badan kesehatan dunia (world health organization / who), untuk angka kecelakaan dengan korban tewas terbanyak, indonesia menempati posisi ke – 5 terbesar di dunia dimana urutan posisi yang memiliki fatalitas tinggi akibat kecelakaan adalah cina, india, nigeria, brasil dan Indonesia Berkaitan dengan hal tersebut, sebagai tindak lanjut inpres no 4 tahun 2013, perlu dilaksanakan gerakan nasional yang bertujuan menekan jumlah kecelakaan lalulintas dan menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalulintas serta meningkatkan kesadaran berlalu lintas bagi seluruh pengguna jalan di seluruh provinsi Kepri.


" Perlu kita sadari bersama bahwa saat ini kita sedang menghadapi situasi keamanan dan keselamatan lalu lintas yang cukup memprihatinkan berkaitan dengan korban fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa, luka berat, luka ringan serta kerugian materiil serta beban psikologis bagi keluarga. Untuk Provinsi Kepri saat ini data kecelakaan yang terjadi pada tahun 2016 sebanyak 492 kejadian, melalui Operasi Kepolisian yang intensif kita dapat menekan tingkat kecelakaan pada semester I tahun 2017 menjadi 489 kejadian hal ini berbanding lurus dengan penurunan korban meninggal dunia dimana pada semester I tahun 2016 sebanyak 98 orang mengalami penurunan pada semester I tahun 2017 menjadi 86 orang dan kerugian akibat kecelakaan lalu lintas jalan yang terjadi cukup besar yaitu sebanyak Rp. 1.713.450.000,- di semester I tahun 2016 menjadi Rp. 1.1656.250.000,- di semester I tahun," terang Kapolda

" Dengan memperhatikan data tersebut sudah sewajarnya dan saatnya keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan menjadi skala prioritas yang harus ditangani oleh pemerintah dengan melibatkan seluruh instansi dan seluruh komponen masyarakat Provinsi Kepri secara Komprehenship, Holistic dan Berkesinambungan. Sebagai rasa tanggung jawab akan keselamatan berlalu lintas, Polri sejak september 2012 telah mengkampanyekan serta mengglorifikasikan slogan keselamatan berlalu lintas yaitu jadilah pelopor keselamatan berlalulintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, dan mencanangkan tahun 2017 – 2018 sebagai tahun keselamatan untuk kemanusiaan dengan adanya tahun keselamatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalan raya sehingga berimplikasi pada menurunnya angka kecelakaan lalu lintas di jalan," urainya.

Tujuan dari pencanangan (Launching) tahun keselamatan untuk kemanusiaan tahun 2017 sampai 2018 di wilayah Polda Kepri ini agar seluruh lapisan masyarakat dan seluruh instansi terkait di Provinsi Kepri ikut bertanggung jawab dan berperan, sehingga dapat menghasilkan duta-duta pelopor keselamatan berlalu lintas kepada seluruh anggotanya baik di lingkungan keluarga, kantor dan masyarakat. Sehingga keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas di jalan raya di wilayah hukum Polda Kepri dan jajaran dapat terwujud.

Kegiatan Pencanangan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Minggu tanggal 30 Juni 2017 sekira pukul 11.00 Wib di Polda Kepri.
 
Top