{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Sebanyak 22 wisatawan mancanegara mendatangi Natuna dengan 11 kapal yacht. Kedatangan wisatawan ke pulau di ujung utara Indonesia dalam rangka kegiatan Sail Anambas to Natuna 2017 ini, disambut langsung oleh Bupati Natuna, H. Abdul Hamid Rizal, didampingi Kadisparbud, Erson Gempa Afriadi.  Senin (12/6/17).

Acara penyambutan pun digelar di Pantai Teluk Selahang (biasa disebut Pantai Tanjung), di Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Rencananya,  para wisatawan yang mayoritasnya berasal dari Australia itu berada di Natuna selama 3 hari,  mulai dari tanggal 12 hingga 15 Juni 2017.

Dalam sambutannya yang menggunakan Bahasa Inggris, Hamid Rizal mengaku sangat senang dengan kunjungan para turis tersebut. Ia berharap para turis yang datang nantinya bisa mengabarkan tentang Natuna dengan keluarga dan temannya di negara asalnya.

Orang nomor satu dibumi sakti rantau bertuah itu, berharap kedepannya makin banyak lagi wisatawan yang datang ke Natuna.


" Kami pemerintah kabupaten natuna sangat berbahagia sekali atas kunjungan para wisatawan really yacht sail Anambas to Natuna,  kami berharap para turis yang sudah hadir pada kesempatan ini dapat kembali mendatangi Natuna dan membawa serta teman temannya lebih banyak lagi.   Dan saat ini pemda juga sedang berupaya agar exit entry point segera ada di natuna." tutur Hamid singkat.

Sementara itu, Erson Gempa saat diwawancarai media, mengatakan, Pemda Natuna hanya menyediakan acara penyambutan saja.

"Nanti mereka bebas menikmati tempat-tempat di Natuna dan bisa berbaur langsung dengan masyarakat. Mereka tidak ingin terlalu kita arahkan, mereka ingin bebas, jadi hanya sebatas itu saja yang bisa kita lakukan," terang pelantun lagu Legenda Sindu itu.

Masalah transportasi selama di Natuna, Pemda tidak memfasilitasinya. Nantinya, kata Erson, para wisatawan bisa menyewa kendaraan yang disiapkan oleh masyarakat.

"Kita tidak ingin ikut campur masalah itu, biar masyarakat yang menyediakan transportasinya, biar masyarakat dapat penghasilan juga dari hasil kunjungan ini," kata Erson.

Sementara itu, salah seorang turis asal Australia, Mrs. Chaterine, yang berhasil diwawancarai oleh media, mengaku sangat menyukai alam Natuna yang masih sangat asri dan natural. Namun, mereka menyayangkan tidak adanya sarana transportasi yang memadai di Natuna, seperti taxi, untuk mereka berkeliling di Pulau Natuna.

"Saya sangat menyukai alam Natuna yang masih sangat natural. Tapi sayang tidak ada taxi disini," ungkap Chaterine.

Adw
 
Top