{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Dalam penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan regulasi yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah, harus dilakukan secara bersih dan transparan guna menghindari terjadinya pungutan liar. Karena bidang pelayanan publik saat ini menjadi salah satu objek pengawasan dan pemantauan dari Unit Pemberantasan Pungutan Liar.

Menyikapi hal itu, Pemkab Natuna menggelar sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna Tahun 2017.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, saat membuka sosialisasi dikantor Bupati Natuna, Selasa (9/5/2017) pagi dalam sambutannya mengatakan, selain dituntut untuk bekerja bersih dan transparan, dalam berbagai bidang pelayanan Publik, pemerintah juga harus mampu bekerja lebih baik dan profesional, guna mendukung percepatan pembangunan disegala bidang.

"Sebagai pelayan publik kita saat ini dituntut untuk bersikap profesional, dan mampu menciptakan terobosan yang tujuannya agar masyarakat tidak jenuh," kata Wabup Ngesti.

Wakil Bupati Natuna juga mengajak seluruh OPD terutama yang bersentuhan langsung dengan sistem pelayanan publik, agar dapat menciptakan inovasi baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan memanfaatkan kemajuan tekhnologi.

Sosialisasi kompetensi inovasi pelayanan publik dilingkungan pemkab Natuna, diikuti oleh perwakilan dari seluruh organisasi perangkat Daerah- OPD, dengan menghadirkan Narasumber dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.








 
Top