{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM :  Sebanyak 32 orang perwira siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (SESKOAL) melakukan studi Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) di kabupaten Natuna.

Para siswa perwira menengah TNI -AL berpangkat Mayor itu, disambut oleh Sekda Natuna, Wan Siswandi pada acara temu ramah dengan Pemda Natuna, Selasa pagi (16/5/2017) di aula rapat kantor Bupati Natuna Bukit Arai.

Dalam kesempatan itu, Sekda Natuna Wan Siswandi mewakili pemerintah daerah mengucapkan selamat datang kepada pasis Seskoal dalam rangka melakukan studi didaerah Natuna. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI AL karena telah memilih kabupaten Natuna, sebagai salah satu daerah tempat dijadikan studi para pasis Seskoal.

" Selamat datang kepada bapak-bapak, para perwira Seskoal, dan terima kasih juga telah memilih Natuna sebagai salah satu daerah untuk studi atau KKDN pada tahun ini", ucap Siswandi.

Natuna secara geografis berada ditengah negara -negara Asean, letaknya sangat strategis berada dibagian utara NKRI berbatasan langsung dengan negara asing, seperti, Malaysia, Vietnam dan Thailand. Kondisi ini tentu menjadikan Natuna sangat penting untuk dijaga keutuhanya baik dari sisi pertahan laut, darat dan udara.

Dikatakan Siswandi, dalam bidang pertahanan pemerintah pusat telah membangun beberapa satuan khusus di Natuna baik dari TNI AD, AL dan AU.

Sekda Natuna juga berpesan kepada pasis Seskoal yang melaksanakan KKDN di Natuna agar jagan sungkan melakukan koordinasi dengan pihak terkait selama melakukan studi dilapangan.

" Jika ada kendala dilapangan jangan sungkan untuk menyampaikan kepada kami, insaallah setiap kendala pasti ada jalan keluarnya, pemerintah daerah akan berupaya untuk membantu agar persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan", ungkapnya.

Sementara itu, Ketua pendamping pasis Seskoal untuk Natuna, Kolonel Laut Kunto Wibowo, mengatakan para pasis akan melakukan studi lapangan di Natuna kurang lebih selama 8 hari mulai dari 17 hingga 23 Mei 2017.

" Kita melakukan praktek lapangan di Natuna kurang lebih selama 8 hari, isa allah nanti kita pulang ke Jakarta tanggal 25 Mei", ujarnya.

Diterangkan Kolonel Kunto, KKDN ini merupakan bagian dari forum strategi II yang ada di Seskoal, kegiatan ini rutin dilakukan oleh para siswa Seskoal untuk melanjutkan tahap pendidikan ke jenjang lebih tinggi," ujarnya.

Menurutnya, hasil dari studi selama berada di Natuna, merupakan bekal bagi para siswa Seskoal untuk disampaikan kepada Kasal dan Panglima TNI.

Dijelaskan Kolonel Kunto, secara keseluruhan ada 130 siswa dan 26 perwira pendamping yang melaksanakan KKDN pada tahun ini. Mereka tersebar dibeberapa daerah diantaranya, Bangka Belitung, Lampung, Tanjungpinang dan Natuna. Khusus di Natuna ada 32 orang siswa dengan 6 orang perwira pendamping.

Ia berharap kehadiran para siswa Seskoal di Natuna bisa menambah wawasan dan dapat menggali potensi yang ada di daerah ini, sebagai bahan kajian untuk disampaikan kepada pimpinan.

" Saya lihat sangat banyak potensi dan sumber daya nasional disini, dengan kehadiran para siswa Seskoal kita berharap potensi yang ada itu, bisa dikaji untuk dikembangkan bagi pembangunan bangsa. Sangat banyak potensi yang kita lihat, sebab Natuna berada paling terdepan, secara ancaman potensinya juga sangat tinggi karena natuna berada diberanda terdepan. Mulai dari batas wilayah, serta ancaman dari para nelayan asing. Laut Natuna merupakan sasaran bagi para nelayan negara asing untuk mencuri ikan, masalah ini juga merupakan salah satu fokus kita di TNI AL dalam KKDN kali ini", ujarnya.

Disisi lain, KKDN juga merupakan bagian dari wujud kehadiran TNI, khususnya satuan Angkatan Laut untuk selalu mendekatkan diri dengan masyarakat didaerah. Dalam sebuah studi lapangan para perwira dituntut untuk menjaring aspirasi nasyarakat, ini merupakan bagian dari bentuk kemanunggalan TNI bersama rakyat.

" Kami para pendamping selalu menekankan agar para Pasis Seskoal, berdialog dengan masyarakat, ini merupakan tugas mulia dan bukti kemanunggalan kita bersama rakyat", tambahnya.

Adw
 
Top