{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM :Pemerintah Kabupaten Natuna akhirnya mulai memperhatikan potensi sektor pariwisatanya, hal tersebut ditandai dengan dikukuhkannya Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Natuna(TP3N)  oleh Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal di gedung Sri Srindit Ranai. Sabtu(20/5/17).

Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Natuna nomor 193 tahun 2017.

Tim ini diketuai oleh Sekda Natuna Wan Siswandi dan sebagai Wakil Ketua Kepala Dinas Pariwisata Natuna, Erson Gempa Afriadi. Sementara anggota terdiri lintas OPD, mulai dari Dinas Pariwisata, Perizinan, Pendidikan, Lingkungan Hidup, Disperindag, Disnaker, Camat serta beberapa OPD lain dilingkungan Pemkab Natuna.

TP3N dibentuk dan bertugas melakukan pembenahan, pembangunan, peningkatan infrastruktur pariwisata di objek dan daya tarik wisata yang telah ditentukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna secara sinergi, kontinue, dan terkoordinasi.

Bupati Natuna, Hamid Rizal sangat berharap dengan terbentuknya TP3N, sektor pariwisata di kabupaten bermoto laut sakti rantau bertuah ini, lebih pesat berkembang dan menjadi salah satu andalan bagi PAD Natuna dimasa mendatang.

Ia meminta kepada pengurus lembaga tersebut, segara merancang program kerja secara tepat dan cepat. Sebab potensi pariwisata di Natuna tidak kalah menariknya dengan daerah lain.

“ Banyak para petinggi dari Jakarta dan berbagai daerah yang mengagumi keindahan Pulau Natuna, dengan potensi yang ada merupakan berkah buat kita, untuk kelangsungan kemajuan daerah”, ujarnya.

Untuk pengembangan sektor pariwisata, Hamid menginginkan agar seluruh instansi duduk bersama, cari ide untuk mengembang potensi yang ada agar memiliki nilai jual dan daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun manca negara.

Secara umum ada 4 poin tugas dan tanggungjawab TP3N, diantaranya :
1. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik dalam bentuk jasa atau kemudahan-kemudahan yang diperlukan bagi para wisatawan nusantara maupun mancanegara yang akan melakukan perjalanan untuk mengenali dan menikmati ragam budaya dan destinasi wisata di Kabupaten Natuna.
2. Mengambil langkah-langkah nyata guna mengoptimalkan akselarasi pembangunan Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, dalam upaya mensejahterakan masyarakat, membuka lapangan kerja, memberantas kemiskinan dan pemerataan pembangunan.
3. Secara proaktif melakukan upaya perlindungan, pemanfaatan, serta pengembangan kebudayaan dan sumber daya pariwisata.
4. Menggunakan tema “Wonderful Indonesia” dalam setiap kegiatan yang digelar di luar negeri dan “Kenali Negerimu Cintai Produkmu” dalam setiap kegiatan promosi di dalam negeri.

Semua program kegiatan SKPD yang tergabung dalam Tim TP3N harus mengarah dan bermanfaat, serta dapat menunjang pengembangan pariwisata Kabupaten Natuna.

Penyusunan program kegiatan SKPD tersebut dilaksanakan dalam rapat tim yang dipimpin oleh Ketua/Wakil Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Natuna.

Sedikitnya ada 11 titik sasaran pengembangan pariwisata Natuna, yang ditetapkan berdasarkan keputusan gubernur. Meliputi prioritas pertama dan prioritas kedua.

Lokasi prioritas utama meliputi, Pulau Senoa di kecamatan Bunguran Timur, Pantai Teluk Depeh kecamatan Bunguran Selatan, Lokasi hutan bakau (mangroove) di Pering Bunguran Timur, Pantai Teluk Selahang/Pantai Tanjung kecamatan Bunguran Timur Laut, Area Pantai Batu Kasah kecamatan Bunguran Selatan.

Sedangkan lokasi prioritas kedua diataranya, Pulau Kemudi dan Jantai di kecamatan Bunguran Selatan, Air Terjun gunung Ranai kecamatan Bunguran Timur, Pantai Sisi kecamatan Serasan, Pulau Setai dan Setanai kecamatan Pulau Tiga, dan Pantai Pasir Marus di Sedanau kecamatan Bunguran Barat.

Kini tugas membangun sektor pariwisata natuna berada di tangan tim TP3N, tim yang dibentuk pemerintah dengan harapan dapat memajukan pariwisata di kabupaten yang terletak di ujung utara NKRI ini.

Adw
 
Top