{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Pulau Senoa merupakan salah satu  destinasi wisata unggulan Natuna yang sudah mulai tersentuh rencana pembangunan sebagai kawasan prioritas wisata.

Perlahan tapi pasti pulau mungil yang memiliki pasir putih, air laut nan jernih dan terumbu karang yang sangat mempesona itu, kini mulai didatangi touris.

Kali ini, pulau senoa kedatangan touris yang datang menggunakan kapal pesiar ms bremen milik perusahaan jerman.  Totalnya sekitar 127 orang turis mancanegara datang yang mayoritasnya berasal dari negara Jerman.


Namun,  kapal pesiar tersebut hanya bisa berlabuh jangkar di sekitar laut pulau senoa,  dikarenakan fasilitas pelabuhan masih minim untuk disandari kapal pesiar,  selain itu, agar terumbu karang tidak rusak terkena jangkar kapal.

Akhirnya,  para wisatawan mancanegara tersebut di transit menggunakan boat sea rider yang sudah di sediakan panitia penyelenggara.

Kedatangan mereka berkat perjuangan dan inisitif Event organizer, Khalid Utama. Mereka bertolak dari Pelabuhan Benoa Bali dan singgah di Bangka Belitung lalu menuju Natuna.

Kedatangan mereka di Senoa disambut dengan kesenian tradisional Natuna seperti Tari Persembahan dan Silat khas Natuna. Mereka juga disuguhkan aneka makanan khas Natuna. Dan secara simbolis mereka mengikuti prosesi pengalungan bunga.

"Alami sekali. Saya senang di tempat ini," kata Brenger, wisatawan asal Jerman di Pantai Senoa, Kamis (27/4) seraya mengucapkan "terima kasih".

Usai upacara penyambutan mereka pun langsung turun ke pantai dan mandi sepuasnya di Senoa serta menikmati pasir putih pantai itu.

"Kalau anda bisa seharian di sini, alangkah senangnya," timpal seorang bule lainnya dengan lafal Inggris.

Kedatangan mereka ke Natuna berkat kerjasama antara EO Khalid Utama dan EO asal Bali.

"Bulan depan akan ada lagi kapal pesiar yang datang kemari, tujuannya ke Senoa juga. Sudah ada tiga lagi kapal pesiar yang sanggup kemari," kata pimpinan EO Khalid Utama, Danny.

Ia berharap, kegiatan itu bisa menjadi langkah awal kemajuan pariwisata Natuna.

"Semoga ini jadi awal yang baik untuk wisata kita di Natuna, ini bagian dari upaya promosi kita juga," harapnya.

Usai dari Senoa, kapal pesiar Jerman itu langsung bertolak ke Brunae Darusaalam dan kembali lagi ke Balai.

Adw
 
Top