{[["☆","★"]]}
Masyarakat Batam Demo Tolak kenaikan Tarif Listrik
BATAM I KEJORANEWS.COM : PT. Bright PLN Batam dalam mengusulkan kenaikan tarif listrik ke Gubernur Provinsi Kepri ternyata tidak mengajak Wali Kota Batam. Hal ini terungkap dalam demo 500 warga dan elemen masyarakat ke kantor Wali Kota Batam guna menentang kenaikan tarif listrik rumah tangga warga Batam sebesar 45,4 %. Senin (17/4/17).

Dalam penuturannya kepada massa pendemo Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, PT. Bright PLN Batam dalam mengusulkan kenaikan tidak mengajak dirinya sebagai pimpinan daerah.

" Sebagai pimpinan Kota Batam, PLN Batam tidak pernah mengajak saya jumpa untuk berbicara tentang naiknya listrik. Saya sudah minta ke pak Gubernur, agar SK itu ditinjau ulang kembali,"ujarnya pada masyarakat yang demo.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam A.M.P.L.I,  yakni PETA, SBSI, Forum Pemuda Pemudi Meditrania (FPPM), LIRA, NBC, BEM, Satria, dan lain-lain melakukan orasi menolak atas kenaikan tarif dasar listrik (TDL) Batam untuk rumah tangga.

"Kami minta Gebernur Kepri mencabut Pergub Kepri Nomor 21 Tahun 2017 persetujuan kenaikan tarif listrik Batam yang sudah diterbitkan,"ujar orator pendemo.

Rdk
 
Top