{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Marka DJ, melakukan peninjauan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)di SMA 1 Bunguran Timur. Senin (10/4/17).

Dalam peninjauannya, Ngesti mencari informasi mengenai kendala dan masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan UNBK di SMA 1, pasalnya, di Kabupaten Natuna hanya sekolah tersebut yang melaksanakan UNBK.

Menurut keterangan Kepala Sekolah SMA 1 Bunguran Timur, Prihatno Budi, total 198 orang siswa dan siswinya melaksanakan UNBK, namun, mengingat keterbatasan perangkat komputer, peserta ujian dibagi menjadi 3 sesi.

" Total komputer yang digunakan 66 unit, 40 unit milik sekolah, 26 unit meminjam majelis guru. Maka dari itu ujian dibagi menjadi 3 sesi," ungkap Prihatno.

Prihatno juga mengatakan untuk kebutuhan listrik, pihak sekolah meminjam genset dari kompi C TNI AD untuk mengantisipasi padamnya listrik PLN. Sementara untuk login kedalam website Pupendik dibantu oleh PT.TELKOM karena hal tersebut menggunakan jaringan internet.

Menanggapi masalah tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, Marka DJ, menuturkan kendala dan masalah terkait pelaksanaan UNBK di Natuna akan menjadi masukan bagi dinasnya. Kedepannya, pemerintah daerah menargetkan pada tahun 2018 seluruh SMA dan SMK di Natuna akan melaksanakan UNBK.

" UNBK hari ini akan kita jadikan sebagai percontohan dulu dan menjadi catatan kita, insyaallah tahun 2018 nanti UNBK bisa di laksanakan diseluruh sekolah menengah atas di Natuna. Permasalahan perangkat komputer pemerintah kabupaten mungkin akan bekerjasama juga dengan provinsi, karena pendidikan menengah sudah menjadi tanggung jawab provinsi, " tutur Marka.











 
Top