{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Lawatan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe ke Indonesia pada bulan Januari 2017 lalu, membahas sejumlah kesepakatan kerjasama antara Negeri Matahari itu dengan Indonesia. Salah satunya adalah pembahasan kerjasama di bidang ekonomi.

Dalam pembahasan tersebut yang menjadi topik utama diantaranya adalah kerjasama infrastruktur, peningkatan konektifitas, dan investasi sektor maritim.

Pasca kunjungan Perdana Menteri Jepang tersebut, Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia pun memulai mengumpulkan data dan meninjau langsung apa yang sudah dibangun oleh Pemerintah RI khususnya pada sektor maritim.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Natuna merupakan salah satu daerah yang menjadi prioritas pembangunan sektor kelautan dan perikanan. dengan letak yang strategis dan hasil perikanan yang melimpah, digadang-gadang pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Selat Lampa Natuna akan menyaingi Tsukiji Market Fish di Tokyo.

Pihak Jepang pun sudah mengunjungi Kabupaten Natuna untuk meninjau sejumlah pembangunan yang di lakukan oleh KKP.  Menurut Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan Perikanan(KKP) Brahmantya Satyamurti, kedatangan tim dari Jepang saat ini ke Natuna masih pada tahap pengumpulan data-data dan meninjau langsung pembangunan SKPT.

" Mereka masih sekedar melihat hasil apa yang dibangun oleh kkp di Natuna,  tadi ke pasar tradisional dan meninjau SKPT di Lampa, nanti mereka akan memberi penilaian ke kita, ya semacam technical assisten lah setelah itu laporan mereka akan di sampaikan ke Pemerintah Jepang." ujar Brahmantya kepada awak media usai melakukan diskusi dengan Pemda Natuna dan tim dari Jepang, kemarin Sabtu (1/4/17).

Brahmantya pun menceritakan bahwa tim dari Jepang tersebut takjub dengan beberapa harga ikan di Natuna. Mereka juga sempat bertanya, kenapa bulu babi tidak diekspor, padahal di Jepang harga bulu babi sangat mahal.

Ditanya apakah pihak Jepang akan berinvestasi di Natuna. Brahmantya mengatakan saat ini mereka masih sekedar melihat, mengumpulkan data dan mencari masukan atau aspirasi dari masyarakat terkait pembangunan Sentra Perikanan di Natuna. namun, menurutnya tidak menutup kemungkinan Jepang akan tertarik berinvestasi di Natuna mengingat sumber daya perikanan Natuna yang cukup besar.

Adw
 
Top