{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Mengingat banyaknya penyandang cacat (disabilitas) di Natuna yang tidak bisa menikmati pendidikan formal yang layak, terutama di wilayah Ibu Kota Kabupaten, Kecamatan Bunguran Timur, sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten Natuna membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah ibu kota kabupaten ini.

Camat Bunguran Timur Asmara Juana Suhardi mengatakan, dari data diwilayahnya sebagian besar penyandang disabilitas usia sekolah tidak mendapatkan hak mereka untuk mengenyam pendidikan dengan layak.

"Berdasarkan data tahun 2016, di Kecamatan Bunguran Timur ini terdapat 141 orang penyandang cacat, 80 % diantaranya masih usia sekolah," kata Camat Bunguran Timur, Asmara Juana Suhardi, di ruang kerjanya, Kamis (20/4/2017).

Penyandang cacat yang tersebar di desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Bunguran Timur tersebut antara lain, tuna netra/cacat indra mata 24 orang, tuna rungu/cacat indra pendengaran 31 orang, cacat anggota badan 59 orang dan cacat mental/gangguan jiwa 27 orang. 

Menurut AJ. Suhardi, berdasarkan musyawarah pihak kecamatan dg seluruh pihak terkait di Kecamatan Bunguran Timur, pembangunan SLB menjadi prioritas yang telah diusulkan pada Musrenbang lalu.

"Tahun ini kami akan memprioritaskan usulan pembangunan SLB dalam musyawarah perencanaan pembangunan Kabupaten, karena mengingat banyak penyandang cacat yang belajar di sekolah biasa, begitu juga di wilayah kecamatan lain," tutur Asmara Juana Suhardi menutup perbincangan.

Adw
 
Top