{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Dalam 4 bulan terakhir ini sebanyak 23 perusahaan di Batam tidak beroperasi lagi alias tutup. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti dalam sambutannya pada pembukaan Pameran Batam Nasional Expo (Bannex) 2017, di Nagoya Hill, Jum’at (14/4/17).

Rudi mengaku perusahaan-perusahaan tersebut merupakan   perusahaan besar dengan jumlah tenaga kerja yang banyak

" Ya, seperti saya sampaikan tadi, sampai April ini sudah ada 23 perusahaan tutup di Batam. Beberapa perusahaan tersebut ada yang bergerak dibidang shipyard, perdagangan, jasa dan lain sebagainya,” sebut Rudi,

Rudi menjelaskan bahwa tutupnya perusahaan itu karena beberapa faktor, diantaranya perusahaan kekurangan orderan, selain itu ada faktor berakhirnya kontrak dengan perusahaan rekannannya.

" Ada beberapa faktor yang membuatnya tutup, diantaranya perusahaan kekurangan orderan, dan berakhirnya kontrak dengan perusahaan rekanannya," jelasnya.

Salah satu perusahaan yang tutup menurut Rudi adalah  PT Technip di Tanjunguncang.

" PT Technip di Tanjunguncang salah satunya yang tutup, akan tetapi perusahaan ini belum membuat laporan dan menyerahkannya ke kita," ungkap Rudi.

(Ismail)
 
Top