{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Ujian Nasional siswa kelas XII SMA  dan Madrasarsah Aliyah (MA) akan mengikuti Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Sebagian sekolah telah mulai melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), namun sebagian lagi masih melaksanakan dengan sistem manual. Demikian pula dengan di Kabupaten Natuna.

Namun pada tahun ajaran 2016/2017 ini Program Ujian Nasional Berbasia Komputer (UNBK) belum dapat dilaksanakan sepenuhnya di Natuna, lantaran banyak kendala.

Pengewas Sekolah Menengah Atas, Dinas Pendidikan Provinsi kepri untuk kabupaten Natuna, H. Hasmar Nasution mengatakan, Sekolah Mengah Atas yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di Natuna tahun ini sebanyak 18 sekolah yang terdiri dari 4 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan 9 SMA Negeri.

"Semua sekolah SLTA ikut UN, akan tetapi tidak semua bisa ikut UNBK. Cuma SMAN 1 Bunguran Timur saja yang bisa ikut program ini," kata Elvis di Ranai, Ahad (9/4/17).

Ia menjelaskan, program UNBK itu tidak bisa dilaksanakan diseluruh sekolah karena terdapat berbagai kendala pelaksanaanya yang belum bisa diatasi.

Kendala-kedala itu terutama sekali menyangkut sarana ujian di kebanyakan sekolah yang belum lengkap di mana tidak semua sekolah memiliki komputer untuk melakasnakan ujian berbasis komputer.

Selain kendala sarana, terdapat juga kendala internet. Secara umum jaringan internet di Natuna tidak lancar sehingga pelaksanaan USBN terkendala dengannya.

Sementara itu, menurut Kepala Sekolah SMAN 1Bunguran Timur, Budi prihatno, guna mengantisipasi gangguan Listrik PLN, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI Angkatan Darat Natuna, melalui Kompi Senapan C.

"Listrik kita juga masih meragukan, sehingga di SMAN 1 Bunguran Timur kita memerlukan Genset. Dan syukurnya, untuk Genset kita di Suplai oleh Kompi C Tuah Sakti. Begitu juga jaringan internet, pihak Telekom sudah menjamin kelancaran internet di SMAN 1," terangnya.

Khusus untuk pelaksanaan UNBK, mekanisme pelaksanaannya berbeda dengan UN biasa. Siswa yang mengikuti UNBK akan dibagi menjadi tiga sesi di mana sesi pertama mengikuti ujian pada pukul 07:30 WIB dan menyusul sesi kedua pada pukul 10:30 WIB serta sesi ketiga pada pukul 13:30 WIB.

Mekanisme pelaksanaan ini dilaksanakan secara nasional atas dasar instruksi dari Kementerian Pendidikan guna mempermudah pelaksanaan dari sisi pengawasan dan ketersediaan sarana.

"Jumlah siswa yang ikut UNBK 198 orang, satu sesinya dikiuti oleh 66 orang. Setiap hari ada satu mata pelajaran. Di SMAN 1 Bungtim baru tersedia 40 unit komputer, untuk melengkapinya pihak sekolah meminjam laptop siswa atas persetujuan orang tua sebanyak 26 unit. Laptop kita pinjam sejak sebulan lalu. Persiapan kita sudah 100 persen untuk UN dan UNBK" pungkasnya. 

Adw
 
Top