{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Salah satu mesin PLTD yang disewa PLN Ranai  terbakar dini hari tadi. Akibat kejadian  itu, listrik di ibukota Kabupaten Natuna sempat padam total, Minggu dini hari (26/3/17).

Sirine mobil pemadam kebakaran Pemkab Natuna pun memecah suasana. Dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Natuna dikerahkan memadamkan api yang berasal dari mesin nomor enam milik PT Bima Golden Powerindo (BGP) sekitar pukul 02:46 WIB. Perusahaan ini merupakan pengelola PLTD pihak ketiga penyuplai listrik untuk PLN Rayon Ranai. Untungnya keadaan bisa dikendalikan dalam waktu 30 menit.

Manajer PLN Rayon Ranai, Hasdedy yang dijumpai dalam keramaian saat itu, mengatakan hal ini cukup disyukuri, pasalnya letak mesin yang terbakar berada hanya beberapa meter dari bungker solar di kawasan tersebut.

"Yang terbakar mesin sewa. Kami lagi cari tahu penyebabnya. Listrik sengaja dimatikan karena mesin itu dekat dengan (bungker) solar," ungkapnya.

Ia mengatakan petugas piket saat kejadian memberitahu Damkar jika ada situasi darurat. Saat kebakaran listrik dikatakannya masih menyala. Namun karena pertimbangan keamanan listrik akhirnya dimatikan.

Bau asap dan kabel-kabel terbakar tercium dalam jarak beberapa meter dari titik kebakaran. Hasdedy memastikan tidak ada kendala berarti dalam pelayanan listrik.

"Mungkin mesin terlalu panas. PLN masih ada mesin cadangan. Pelayanan listrik mudah-mudahan tidak terganggu lama. Kita sebenarnya masih bisa hidup. Cuma ini dimatikan untuk keamanan," ujarnya.

Memang, tak beberapa lama berselang, secara bertahap listrik di wilayah Ranai nampak kembali normal. Namun insiden ini cukup membuat kaget warga.

Menurut Tedi petugas jaga Kantor telkom, sebelum terbakar, terdengar ledakan yang cukup kuat dari kantor PLN, karena Kantor Telkom berhadapan dengan kantor PLN maka suara itu terdengar cukup jelas.

"Habis suara ledakan itu baru kelihatan api berkobar" kata Tedi.

Adw
 
Top