{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM :  Melalui sambungan seluler Akim keluarga korban lift jatuh mengaku anaknya mengalami kaki yang terkilir dan sudah berobat ke Sinsei. Selasa (7/3/17).

Ia juga menjelaskan bahwa akibat rusaknya lift hotel the BCC Hotel and Residence itu, kini ia tidak lagi berani tinggal di apartemen lantai 11, untuk saat ini bersama anak dan istrinya ia pindah ke Batu Aji.


Hingga saat ini dalam pengobatan anaknya ia memakai biaya sendiri, belum ada bantuan dari pihak managemen BCC, padahal sudah kedua kalinya keluarganya mengalami insiden tersebut. Ia juga mengaku siap menjadi menjadi saksi atas pernyataan tersebut.

" Ini sudah kedua kalinya keluarga saya menjadi korban, awal jatuh dulu istri saya, kami sempat melapor ke security tapi mereka hanya bilang- hati-hati saja. Kalau Jumat, Sabtu saya tidak beranilah naik lift itu, kalau hari biasa saya berani, karena 2 hari itu disaat tamunya sedang ramai," ujar Akim.

Akim mengaku beruntung hanya anaknya yang mengalami kecelakaan itu, kalau sempat dirinya mungkin ia sudah meninggal karena ia memiliki riwayat penyakit jantung.

" Untung masih anak saya, dan hanya kakinya yang terkilir. Kalau sempat saya mungkin saya sudah meninggal karena saya ada riwayat sakit jantung," ujarnya.

Rdk
 
Top