{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM :  Jatuhnya salah satu Lift The BCC Hotel and Residence yang sempat diberitakan media ini  pada Kamis malam (2/3/17) sekitar pukul 07. WIB. lalu, ternyata membuat pihak lain yang tidak ada kaitannya dengan hotel bintang 4 itu merasa gerah, dan rencanannya pihak tersebut yakni Tjipta Fudjiarta melalui kuasa hukumnya akan membuat laporan ke Dewan Pers dan Polda Kepri atas pemberitaan tersebut. Selasa (7/3/17).


Conti Chandra Pemilik sah PT. Bumi Megah Semesta (BMS) pengelola The BCC Hotel and Residence yang seharus dirugikan atas fakta jatuhnya lift itu mengakui fakta tersebut, dan menurutnya jatuhnya lift itu karena selama 6 tahun terakhir lift tersebut tidak ada perawatan dari pihak managemen lama yang menguasai hotel itu.

" Memang lift itu jatuh, sekarang mereka keluarga Akim yang menjadi korban tidak lagi berani tinggal di hotel, mereka sudah pindah di Batu Aji. Anaknya yang menjadi korban sampai sekarang masih syok dan kakinya sakit setelah jatuhnya lift itu. Anak dia sekarang sedang berobat di Sinsei. Kita malah senang ada berita ini, agar tidak ada lagi korban-korban lain. Tjipta itu terlalu stress mengakui BCC miliknya, padahal ia tidak pernah beli saham ke saya. Kita juga sudah sampaikan surat ke Wlikota Batam agar menyegel 4 lift BCC ini, karena bahaya untuk tamu," ujar Conti Chandra.

Sementara itu Alfonso Napitupulu, SH., MH., Kuasa hukum Conti Chandra mengatakan, Hendie Devitra tidak bisa mengatasnamakan sebagai Kuasa hukum PT. Bumi Megah Semesta (BMS) pengelola The BCC Hotel and Residence karena Tjipta Fudjiarta tidak lagi memiliki legalitas hukum atas perusahaan dan hotel itu.

" Mana bisa mereka keberatan, Tjipta dan PHnya Hendie Defitra itu ngawur, mereka itu perizinannya sudah tidak berlaku, sekarang itu sesuai Kemenkumham Conti Chandra sebagai pemilik sah PT. Bumi Megah Semesta (BMS) pengelola The BCC Hotel and Residence. Saya harap mereka tidak lagi mengaku-ngaku sebagai pemilik PT. Bumi Megah Semesta (BMS) atau sebagai pengelola The BCC Hotel and Residence, tidak hak mereka keberatan atas berita itu, karena itu fakta bahkan ada korbannya. Bahkan kalau media ini merasa keberatan karena dibilang beritanya hoax, ya laporkan saja balik mereka, atas pencemaran nama baik media -media kalian," ujar Alfonso melalui sambungan seluler.

Alfonso juga mengakui bahwa mereka memiliki surat ketidak layakan atau laik penggunaan Lift BCC hotel dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam.

Rdk
 
Top