{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Pengaruh buruk dari globalisasi perubahan yang terjadi dengan banyaknya budaya luar yang masuk ke Indonesia, Kodim 0318 Natuna menggelar silaturahmi dengan keluarga besar TNI di Ranai. Senin (20/3/17).

Silaturahmi yang merupakan kegiatan rutin dilakukan guna mempererat silaturahmi antar keluarga besar TNI,serta memberikan informasi yang patut diketahui oleh keluarga besar TNI.

Pada kesempatan silaturahmi itu juga dilakukan diskusi serta pemaparan mengenai proxi war serta pengaruh perkembangan dunia dewasa ini terhadap sendi kehidupan dan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komandan Kodim 0318 Natuna, Letkol. Inf. Ucu Yustiana, dalam pemaparannya menyampaikan, dewasa ini upaya negara luar menjajah Indonesia secara senjata memang telah berakhir, namun penjajahan itu s3ndiri masih ada.

Salah satunya adalah melalui media sosial, dimana masyarakat pengguna medsos, lebih banyak menghabiskan waktu dengan medsos daripada bersosialisasi secara nyata.

"Kebanyakan kita akan bingung saat paket internet habis, dan buru-buru isi paket, daripada memikirkan mencari nafkah atau memenuhi kebutuhan lainnya,secara tidak langsung kita telah dijajah, dituntut untuk tetap mengisi paket internet agar tetap bisa menggunakan medsos," kata Letkol. Inf. Ucu Yustiana.

Dalam upaya meminimalisir pengaruh buruk tersebut, TNI dituntut untuk bergerak cepat, melakukan sinergisitas antara seluruh kelembagaan dan unsur masyarakat.

"Generasi muda cepat terpengaruh perubahan dunia, oleh karenanya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengarahkan generasi muda agar tidak terjerumus pengaruh negatif," tambah Ucu.

Pengaruh paham radikal seperti ISIS yang saat ini telah merambah hingga ke seluruh dunia, merupakan sistem penjajahan yang harus dihindari, karena sangat membahayakan kesatuan bangsa.

Silaturahmi keluarga besar TNI yqng digelar Kodim 0318 ,selain  dihadiri  utusan dari TNI AD,AU,dan AL, juga hadir Perwakilan dari Pepabri, FKPP, Organisasi Persatuan Istri TNI dari setiap matra, serta beberapa organisasi keluarga besar TNI lainnya termasuk dari Polres Natuna.

Selain Komandan Kodim 0318 Natuna sebagai pembicara yang menyampaikan materi Proxy War, juga menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa Politik Daerah (Bakesbangpolda), Sukardiman, yang menyampaikan materi tentang wawasan Kebangsaan.
 
Top