{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Pembangunan lapangan bola volly sebagai sarana olah raga dan Posyandu, menjadi permintaan utama warga masyarakat perumahan Buana Vista RW 26, Kelurahan Belian, kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Hal itu disampaikan warga kepada Uba Ingan Sigalingging, S.Sn Anggota DPRD Batam saat reses di perumahan tersebut, pada Sabtu malam (11/2/17).

Selain permintaan pokok itu, warga yang mayoritas ibu-ibu meminta  anak-anak mereka yang sekolah mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), agar anak-anak mereka bisa tamat  hingga SMA.

Ibu-ibu juga berharap pemerintah memberikan perlengkapan alat-alat olahraga, seperti bola Volly dan juga sound sistem untuk senam aerobik, dan juga penyuluhan kesehatan tentang kanker.

" Kami di sini masih kekurangan alat-alat olah raga seperti bola volly, dan juga sound sistem untuk senam aerobik ibu-ibu, kalau bisa itu juga berikan kepada kami, biar kami ibu-ibu selalu sehat dan bisa menjaga keluarga," ujar salah seorang perwakilan ibu-ibu.


" Kami juga membutuhkan adanya tim penyuluh masalah kanker yang bisa dihadirkan di perumahan ini, karena kanker payudara dan kanker servik menjadi momok bagi ibu2 di sini, selama ini kami sulit mendapatkan informasi mengenai penyakit itu. Dan juga kami kalau bisa diberi peralatan untuk membuat kue, " ujar seorang ibu lainnya.

Terkait permintaan warga itu Uba Ingan Sigalingging mengatakan, masalah tidak semua warga kurang mampu yang mendapatkan kartu KIP, karena pendataan warga kurang mampu  yang melakukannya adalah Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga tidak sinkron dengan penerimanya, karena BPS tidak melibatkan RT/RW. Untuk itu ke depan Uba mengaku, melalui Komisi IV DPRD Batam ia akan memanggil pihak BPS untuk meminta penjelasan terkait pendataan warga kurang mampu yang akan menerima kartu pintar itu.

Sedangkan terkait alat-alat olah raga akan disampaikan dalam laporan reses DPRD, dan selanjutnya akan diusulkan ke Dinas Olah Raga.

" Dan terkait masalah alat-alat pembuat kue, nanti mungkin bisa langsung saya sampaikan ke Dinas pemberdayaan perempuan, apalagi ibu Kadisnya tadi di sini, saya rasa itu tidak sulit. Dan terkait penyuluhan kanker nanti kita akan minta dari Dinas Kesehatan untuk mendatangkan penyuluh ke perumahan warga ini," terang legislator partai Hanura ini.

Sementara itu terkait, usulan utama warga mengenai pembangunan fasilitas lapangan volly dan Posyandu, Lurah Belian Kamarul Azmi, S.Stp yang turut hadir dalam reses ini mengatakan, bahwa di tahun 2017 ini, Pemko Batam menerapkan E Musrembang, yang usulan warga disampaikan pada reses DPRD dan kemudian dimaksudkan sebagai prioritas pembangunan.

" Di tahun 2017 ini di tiap kelurahan diberi 30 usulan, yang betul-betul prioritas dan sifatnya urgen, 30 usulan itu 10 menjadi skala prioritas dan 20 lainnya prioritas cadangan, jadi itu tolong disampaikan di saat reses dewan, nantinya itu akan masuk didalam E Musrembang," ujar Kamarul Azmi.

Rdk
 
Top