{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Muhammad Rudi Wali Kota Batam meminta pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak menerima hadiah atau sesuatu dari masyarakat yang sedang melakukan pelayanan. Hal ini disampaikan Wali Kota Batam saat melantik dan mengukuhkan ratusan pegawai, mulai dari jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), jabatan Administrator (eselon III), jabatan pengawas (eselon IV), Kepala UPT Puskesmas dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Batam. Jumat (3/2/17).

Dalam pidatonya Rudi mengatakan, bahwa pelantikan para pejabat itu, baik Wali Kota maupun Wakil Wali Kota tidak memungut biaya kepada para pejabat yang dilantik. Untuk itu ia meminta para pejabat yang dilantik juga tidak mengambil keuntungan dari masyarakat dalam bentuk apapaun.

" Sekarang eranya sudah berubah, kita harus semakin baik, saya dan Wakil Wali kota tidak ada sedikitnya meminta uang kepada bapak-bapak dan ibu-ibu, untuk itu bekerjalah sebaik mungkin dan ikuti aturan yang ada. Saya ingatkan sekali lagi, jangan mencari sumbangan atau keuntungan dari pelayanan yang bapak -ibu lakukan," ujar Rudi dalam pidatonya.

Selain hal itu, Rudi juga meminta pejabat yang dilantik untuk tidak melakukan pekerjaan yang bukan menjadi tugas dan fungsi mereka.

" Di Disduk saya minta pak Said Khaidar untuk membuat pelayanan yang lebih baik. Bekerjalah sesuai bidang masing-masing, jangan misalnya bapak berada di bidang pelayanan KTP, jangan melakukan pelayanan di bidang surat keterangan. Dan juga kalau bisa membuat KTP kalau bisa 1 hari selesai, maka selesaikanlah 1 hari, jangan sampai 2 Minggu, Protap yang ada itu sudah lama," tambahnya.

Sedangkan terkait, masalah pelayanan di Puskesmas, Rudi meminta agar pegawai Puskemas tidak pulang sebelum jam 16.00 WIB, dan juga adanya kekurangan obat di Puskemas.

Pejabat tinggi pratama (eselon II) yang dilantik dalam pelantikan ini adalah Drs. Said Khaidar menjadi Kepala Disdukcapil Kota Batam, menggantikan Drs. Mardanis.

Rdk
 
Top