Bantuan Pertamina Tak Jelas Rimbanya


Bantuan Pertamina Tak Jelas Rimbanya

NATUNA I KEJORANEWS.COM : Empat tahun telah berlalu sejak pihak Sekolah Dasar Negri 04 Ceruk Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna, mengajuka proposal bantuan pengadaan komputer lengkap kepada Pertamina. Namun hingga saat ini tidak ada kejelasan mengenai jawaban dari proposal itu. Padahal menurut Kepala Sekolah SD 04 Ceruk, Muhammad Said, proposal diajukan setelah Pihak Pertamina melakukan survei langsung ke sekolah tersebut pada tahun 2012 lalu.

Pada kesempatan itu, pihak pertamuna minta kepada Sekolah agar segera mengajukan proposal serta menyiapkan sarana pendukung seperti mebelair dan ac untuk ruang komputer. Muhammad Said yang ditemui Kejoranews.com diruang kerjanya kemarin mengatakan, pihaknya lalu melakukan pengadaan pembelian meja kursi komputer sebanyak 20 unit,2 unit ac dan karpet lantai. Bahkan ruang perpustakaan yang selama ini menganggurpun disulap menjadi ruang komputer.

Namun sayangnya, sejak saat itu hingga berita ini diturunkan, jangankan bantuan komputer yang dijanjikan, bahkan pihak Pertamina juga tidak pernah lagi datang ke sekolah tersebut.
"Perlengkapan mebelair dan lainnya sudah terlanjur kami beli, dengan menggunakan dana BROS 2012 itu,karena kami tidak punya dana lainnya. Tapi komputer sampai sekarang tidak juga datang,"ungkap Said,Rabu (8/2/2017).

Pihak sekolah mengaku sangat kecewa dengan tidak adanya kejelasan dari Pertamina, maupun tenagaendaing Desa yang telah ditunjuk untuk membantu menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

Mengingat waktu telah lama berlalu, menurut Muhammad Said pihaknya hanya menginginkan kejelasan mengenai bantuan 20 unit komputer yang telah dijanjikan itu. Pihak sekolah sendiri telah beberapa kali mencoba menghubungi Tenaga Pendamping Desa untuk mendapatkan penjelasan mengenai hal itu, namun nomor Sang Fasilitator tidak pernah aktif.

"Kami hanya ingin minta penjelasan saja, apa alasannya kami tidak dapat, sementara semua persyaratan yang diminta sudah kami penuhi,terus terang kami kecewa,"tambah Said.

Sementara itu Mantan tenaga Pendamping Desa ,Edo Juliasmi, yang ketika itu bertugas membantu SD 04 Ceruk dalam mwnyiapkan segala persyaratan,saat dihubungi media ini mengatakan, ia juga tidak mengetahui penyebab Sekolah itu batal mendapatkan bantuan. Melalui sambungan teleponnya Edo berkilah, tugasnya sebagai pendamping hanya membantu melengkapi persyaratan untuk mendapatkan bantuan.
"Kalau masalah dapat atau tidaknya, saya pun tidak tahu, ada baiknya Ibu lqngsung saja menanyakan hal itu kepada Pertamina Pusat," kata Edo, Rabu (8/2/2017).

Bantuan 20 unit komputer yang dijanjikan oleh pihak Pertamina merupakan bantuan Coorporate Social Resppnsibility(CSR) Perusahaan tersebut kepada masyarakat Natuna. SD 04 Ceruk sebelumnya merupakan salah satu Sekolah yang akan menerima bantuan tersebut.

(Adelia)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama