{[["☆","★"]]}
BINTAN KEJORANEWS.COM : Warga Kampung Sungai Datuk RT  03 RW 05 Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur digegerkan dengan  tergantungnya tubuh seorang pemuda di dapur rumah kosnya. Rabu (21/12/16).

Kapolsek Bintan Timur AKP. Arya Tesa Bramana  Sik melalui Kanit Reskrim Polsek Bintim Iptu Indra Malau SH mengatakan, Korban gantung diri tersebut bernama Sapri atau Isap alias Botak (25 tahun). Korban tergantung menggunakan tali pengikat kapal yang di simpul hidup di lehernya.

Kanitreskrim menjelaskan korban di temukan tergantung sekitar pukul 10:30 WIB, kemungkinan korban sudah tergantung selama 3 hari sehingga leher korban yang tersimpul hidup menggunakan tali kapal sudah mulai timbul belatung kecil," ucap IPTU Indara Malau SH.

" Dari hasil otopsi tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, untuk sementara kemungkinan korban murni gantung diri," tambahnya.

Hal senada disampaikan dr. Royhan Siregar. Ia mengatakan sesuai hasil otopsi korban  diperkirakan sudah tergantung sekitar 34 jam, dan di tubuh korban tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan ataupun bekas luka.

" Kondisi korban sudah membengkak, lidah menjulur keluar  sedangkan untuk tanda- tanda seperma korban sudah tidak bisa di ketahui dikarenakan sudah kering, apa lagi dari tubuh korban sudah mengeluarkan cairan yang membusuk," terang dr. Roy.

Sementara itu menurut keterangan dari beberapa rekan korban, yakni Riki dan Joko, malam Senin korban masih ngopi bersama- sama mereka di salah satu kedai kopi.

" Bahkan hari Minggu lalu ia sempat berkunjung kerumah saya dan sempat makan," kata Joko.

Jenazah Botak ini, pertama kali dilihat oleh pemilik kosan Abdul Samad  yang mendapat laporan dari teman-teman korban. Sebelum masuk rumah menggunakan kunci serap, Abdul Somad sempat mencium bau yang tidak sedap dari arah dalam rumah. Dan ternyata begitu  pintu dibuka, aroma bau busuk pun mulai menyebar bahkan lalar hijau berterbangan keluar dalam tubuh jenazah.

Obet
 
Top