{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Unit 1/Jatanrasla Lantamal IV Tanjungpinang, gagalkan penyeludupan calon TKI ke Malaysia yang akan dipekerjakan sebagai Tank Cleaning servis kapal di perairan internasional. Rabu (7/12/16).

"Para TKI dengan jumlah 37 orang akan diberangkatkan oleh cukong dari perairan pelabuhan tikus Teluk Jodoh Batam, sebelumnya 3 orang telah menyerahkan diri. Sehingga jumlah yang diamankan sebanyak 40 orang," ujar Laksamana Muda S. Irawan Dan Lantamal IV Tanjung Pinang saat Konfrensi pers di Dermaga Lanal Batam.

Laksamana Muda ini  menjelaskan, 4 unit kapal speed boat pancung bermesin 150 PK digunakan untuk mengangkut calon TKI dapat diamankan, namun dua unit speed boat pancung lari (Kabur).

"Sedangkan speed boat pancung yang lari itu, sudah dilakukan pengejaran yang mana di dalamnya terdapat calon TKI sekitar 30 orang, "tambahnya.

Menurut S Irawan, ketika dilakukan pemeriksaan terhadap Nahkoda kapal, speed boat itu ternyata tidak memiliki dokumen, dan para calon TKI juga tidak memiliki dokumen paspor, sehingga dikatakan  illegal.

" Penyeludupan 37 orang manusia tersebut, otak pelakunya adalah warga Negara Malaysia dan Singapore. Dimana para calon TKI akan dijemput oleh kapal diperairan Malaysia. Tim WFQR 4 sudah melakukan kordinasi dengan APMM dan PCG Singapore untuk membongkar sindikat penyeludupan manusia secara Internasional."terangnya

Jendral Bintang Satu ini juga menyampaikan, 4 orang cukong  penyeludupan manusia sudah ditetapkan jadi tersangka.

Rdk
 
Top