{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Rumah Makan Morena 29 setelah gencar diberitakan sejumlah media online, akhirnya tidak berani lagi melakukan aktifitas kegiatannya dalam menjajakan " Ayam Segar" alias Pekerja Seks Komersial (PSK). Tempat itu kini telah berganti menjadi tempat laundry atau tempat cuci pakaian.

Eit,, tunggu dulu, karena dari pantauan di lapangan, ternyata aktifitas menjajakan "ayam segar" disinyalir berpindah ke Ruko yang berada di sebelahnya, yakni di sebuah tempat yang diduga salon. Orderan "ayam segar" diduga kuat masih bisa dilakukan di tempat ini.

Jika sore menjelang sejumlah kendaraan roda 2 terlihat mondar-mandir mengantar mereka sejumlah pria yang diindikasi penikmat ayam segar ini. Tidak jarang juga " ayam segar" bersepatu nan molek keluar dari tempat ini diantarkan oleh sejumlah ojek yang mangkal disekitaran tempat tersebut menuju ke tempat tamu yang mengordernya.

Pemerintah Kota Batam sudah jelas melarang adanya usaha yang tidak sesuai dengan peruntukannya, hal ini mengacu kepada pasal 13 huruf d Peraturan Daerah No 16 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, yang berbunyi untuk kepentingan umum dan masyarakat sekitarnya, setiap orang/ badan dilarang untuk melakukan usaha yang tidak sesuai peruntukkannya.

Sedangkan terkait PSK pengaturannya bisa dilihat di Pasal 506 KUHP dan pasal 296 KUHP. Serta Peraturan Mahkamah Agung No. 2 Th 2012. Pelaku dapat penjara selama-lamanya 1 tahun 4 bulan atau denda Rp 15 Juta.

Rumah Makan Morena 29 dari infromasi di lapangan satu group dengan Morena Pub and Massage yang beberapa waktu lalu sempat disidak oleh Komisi 1 DPRD Batam. Pemilik Morena ini diindikasi berinisial AD yang merupakan pemain lama dibisnis " ayam segar".

AMSI
 
Top