{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Desember 2016 (12 Rabiul Awal 1438 Hijriyah),  Dosen dan segenap mahasiswa yang tergabung dalam empat kampus terpadu di yayasan Widya Paramitra, melakukan bakti sosial di Kampung Setokok RT02/RW02, Kelurahan Setokok,  Kecamatan Bulang, Batam. Minggu (11/12/16).


Kegiatan dengan tema "Silaturahmi Mahasiswa dan Bakti Sosial" ini berupa gotong-royong membersihakan lingkungan kampung dan fogging guna pembasmian jentik nyamuk demam berdarah.

Sebelum melakukan gotong- royong dan fogging, pada pukul 07: 00 WIB acara terlebih dahulu diisi dengan senam pagi bersama-sama, oleh 40 mahasiswa dan sejumlah perangkat Kelurahan, RW, RT, dan warga kampung.

Muhammad Hafiz Ketua panitia acara dari Kampus Terpadu yayasan Widya Paramitra mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk membangun silaturahmi warga Setokok dengan mahasiswa, sekaligus menanamkan cinta kebersihan pada diri mahasiswa dan masyarakat.

"Kegiatan ini adalah bukti nyata kami sebagai mahasiswa yang peduli terhadap kebersihan lingkungan masyarakat.  Semoga bakti sosial ini dapat bermanfaat buat seluruh warga di sini" ujar hafiz.

Hafiz menambahkan,  kegiatan serupa juga akan dilakukan mahasiswa di lokasi lain di wilayah Batam, baik di mainland maupun hinterland.

" Tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan kegiatan serupa didaerah lain di wilayah Batam. Saya berharap kedepannya kegiatan ini akan terus berkelanjutan," tambahnya.

Agus Sofyan selaku Lurah Setokok yang turut hadir pada kegiatan ini, mengaku sangat mendukung kegiatan positif yang dilakukan dosen dan mahasiswa dari Kampus Terpadu yayasan Widya Paramitra tersebut. Menurutnya kegiatan itu akan ditindaklanjuti dengan melakukan rutinitas membersihkan lingkungan warga setiap Minggunya, sehingga Kampung Setokok menjadi contoh bagi daerah hinterland lainnya.

"Kegiatan ini akan kita jadikan rutinitas setiap Minggunya, sehingga kampung ini akan menjadi percontohan, terutama di hiterlland, dan Batam yang madani bisa tercapai" ujar Lurah Agus Sofyan.

Ismail
 
Top