{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Kurang lebih setahun sudah pasangan walikota dan wakil walikota Batam dilantik, belum banyak perubahan yang dirasakan oleh masyarakat Batam, apalagi akhir akhir ini masyarakat Batam dikeluhkan dengan banjir, kenaikan UWTO dan kenaikan tarif dasar listrik. Senin (26/12/16).

Kesenjangan hidup sosial makin terasa antara si kaya dan si miskin, perbaikan infrastruktur pun belum bisa dirasakan oleh masyarakat di daerah perkotaan apalagi oleh masyarakat hinterland.

Melihat hal tersebut, HMI cabang Batam menuntut optimalisasi kinerja pasangan wali kota dan wakil wali kota Batam ( Bapak H. Muhammad Rudi & Bapak Amsakar Achmad) dan meminta janji kampanye yg telah disampaikan saat masa pemilu lalu

" Janji adalah hutang, dan hutang harus di lunasi. Seperti yang kita ketahui ada beberapa janji yang disampaikan bapak Muhammad Rudi saat kampanye antara lain ; perbaikan infrastruktur, penanganan banjir, perbaikan pelayanan daerah, dan yang tak kalah penting adalah Pak Rudi juga menjanjikan perbaikan kualitas pendidikan,"
 ungkap Vidiel Tania Pratama selaku Formateur / Ketua Umum HMI cabang Batam.

Sementara wakil walikota Batam, Bapak Amsakar Achmad berjanji akan berkantor di 12 kecamatan yang ada di Batam,  dengan tujuan mendengar langsung keluhan dan masukan dari masyarakat sehingga persoalan yang bisa segera di selesaikan.

Dari beberapa janji kampanye pasangan wali kota dan wakil wali kota itu, Vidiel mengaku HMI cabang Batam akan terus mengawal kinerja Pemerintah kota Batam sehingga janji-janji tersebut bisa di realisasikan sebelum masa jabatan keduanya selesai.

Rdk
 
Top